Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Samsung Resmi Discontinue Galaxy Z TriFold
Galaxy Z TriFold (news.samsung.com)
  • Samsung menghentikan produksi Galaxy Z TriFold hanya tiga bulan setelah peluncuran karena biaya tinggi, kerumitan produksi, dan krisis RAM yang mempersulit keberlanjutan produk.
  • Dengan harga sekitar Rp50 juta, banyak pengguna melaporkan kerusakan layar serius pada Galaxy Z TriFold, menandakan perangkat ini belum siap digunakan secara luas meski berteknologi canggih.
  • Galaxy Z TriFold dibuat terbatas untuk menunjukkan inovasi Samsung, bukan pasar massal; kini perusahaan fokus mengembangkan penerus lebih ringan dan efisien yang ditargetkan rilis sekitar 2027.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pada awal 2026, Samsung meluncurkan Galaxy Z TriFold sebagai sebuah HP mutakhir. HP revolusioner itu hadir dengan inovasi desain dua engsel yang bisa membuka tiga layar dalam menjadi sebuah layar lebar sepuluh inci. Pada awalnya, HP inovatif itu mulai dipasarkan secara resmi untuk konsumen Amerika Serikat.

Meski baru berumur sekitar 3 bulan, Samsung langsung mengonfirmasi langkah discontinue Galaxy Z TriFold. Keputusan itu dimulai dengan penutupan penjualan pasar dalam negeri dan akan disusul penghentian bisnis serupa di Amerika Serikat setelah sisa persediaan produk dipastikan habis. Saat ini, produk itu dinyatakan habis terjual di situs web resmi dan unit yang tersisa hanya dapat dibeli di beberapa toko fisik Samsung.

1. Galaxy Z TriFold berumur sangat pendek karena terdampak tingginya biaya pembuatan dan kerumitan produksi yang diperparah krisis RAM

Galaxy Z TriFold (news.samsung.com)

Semenjak awal, Samsung tidak pernah berniat menjual Galaxy Z TriFold kepada target pasar massal. Akan tetapi, penarikan awal HP itu dari peredaran masih dinilai sebagai langkah yang sedikit mengejutkan. Kepergian produk yang sangat cepat itu memunculkan berbagai laporan tentang alasan pasti di balik keputusan penghentian ini.

Sebuah Laporan mengklaim bahwa tingginya biaya pembuatan adalah salah satu pendorong utama di balik langkah penghentian penjualan Galaxy Z TriFold. Selain itu, kerumitan membangun HP ini juga menjadi faktor nyata yang memengaruhi keberlangsungan produk. Bahkan, berbagai rintangan produksi itu diperparah oleh lonjakan biaya HP secara keseluruhan karena kelangkaan random access memory (RAM).

2. Dengan harga sekitar Rp50 juta, Galaxy Z TriFold sebenarnya belum siap diadopsi karena rentan mengalami kerusakan teknis, termasuk layar mati

Galaxy Z TriFold (news.samsung.com)

Sebagai HP lipat tiga, Galaxy Z TriFold sebenarnya memang belum sepenuhnya siap digunakan para penggemar teknologi. Salah satu faktor utamanya adalah kemunculan berbagai laporan tentang kerusakan layar pada unit yang dibeli pelanggan. Banyak konsumen mengeluhkan bahwa layar HP itu bisa mati dan berhenti berfungsi secara mendadak.

Kerusakan teknis cukup fatal pada Galaxy Z TriFold sangat sulit untuk diterima, mengingat harga jual produk yang sangat mahal. Samsung diketahui mematok harga mencapai 3 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp50 juta untuk satu unit HP dengan desain inovatif itu. Pada akhirnya, kasus kerusakan komponen itu menegaskan bahwa HP mutakhir ini gagal memenuhi standar layak pakai pengguna.

3. Semenjak awal, Samsung tidak pernah berniat memproduksi Galaxy Z TriFold bagi pasar massal, tetapi untuk memamerkan kemampuan inovasi

Galaxy Z TriFold (news.samsung.com)

Menurut laporan TechRadar, tingkat penjualan Galaxy Z TriFold yang sangat cepat didorong oleh peredaran produk dalam jumlah sangat terbatas. Samsung dikabarkan hanya mengalokasikan 3 ribu unit dalam dua gelombang awal penjualan perdana. Pembatasan itu disengaja karena perusahaan semenjak awal tidak berniat memproduksi HP ini untuk pasar massal.

Tujuan utama peluncuran Galaxy Z TriFold semata-mata untuk memamerkan kemampuan inovasi Samsung. Oleh karena itu, HP mutakhir ini sama sekali tidak diciptakan dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan pelanggan biasa. Pendekatan ini dianggap masuk akal karena mayoritas masyarakat diyakini tidak akan mau repot membawa HP lipat berukuran sepuluh inci dalam aktivitas sehari-hari.

4. Mulai mengembangkan penerus Galaxy Z TriFold, Samsung sedang menguji kelayakan sebuah prototipe baru yang ditargetkan rilis 2027

Galaxy Z TriFold di Samsung Store (commons.wikimedia.org/Striker9498)

Untuk meneruskan kiprah Galaxy Z TriFold, Samsung dilaporkan mulai mengerjakan HP baru. Pihak pabrikan sedang menguji tingkat kelayakan sebuah prototipe baru yang ditargetkan rilis pada 2027. Prototipe mutakhir itu dirancang tampil dengan ukuran fisik lebih tipis dan bobot jauh lebih ringan daripada model sebelumnya

Jadwal peluncuran penerus Galaxy Z TriFold yang tergolong masih lama sejalan dengan langkah Samsung untuk menunggu harga komponen pendukung lebih stabil. Meskipun proses pengujian sedang berjalan, perusahaan belum mengonfirmasi rencana pasti tentang jadwal peluncuran komersial HP terbaru itu. Perusahaan lebih berfokus terhadap pengembangan desain yang lebih mudah dibuat dan biaya manufaktur yang lebih efisien.

Pada akhirnya, penjualan Galaxy Z TriFold terpaksa dihentikan lebih awal dan belum berhasil di pasaran. Akan tetapi, Samsung tetap optimis terhadap keberlanjutan konsep HP lipat dengan mulai mengembangkan dan menguji kelayakan prototipe terbaru. Oleh karena itu, tertarik menunggu Galaxy Z TriFold generasi selanjutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team