Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Samsung Galaxy S Series
ilustrasi Samsung Galaxy S Series (unsplash.com/@amanz)

Intinya sih...

  • Privacy Display Samsung menggunakan teknologi panel terbaru untuk membatasi sudut pandang tampilan dari samping, dengan penyesuaian tingkat privasi berdasarkan kebutuhan pengguna.

  • Samsung menyematkan Privacy Display sebagai bagian dari One UI 8.5, memungkinkan pengguna mengaktifkannya melalui panel cepat untuk menjaga privasi di tempat publik.

  • Privacy Display berbeda dengan perlindungan layar eksternal karena tetap mempertahankan kualitas visual dan merupakan bagian dari ekosistem keamanan yang terintegrasi dengan fitur Knox.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Samsung telah mengonfirmasi bahwa Galaxy S26 Ultra akan dibekali fitur Privacy Display. Hal tersebut seperti yang dimuat pada laman Samsung Mobile Press, Rabu (28/01/2026). Fitur ini dirancang untuk meningkatkan privasi visual pengguna di ruang publik. Fitur tersebut memungkinkan konten layar hanya terlihat jelas oleh penggunanya sendiri. Langkah ini menunjukkan fokus Samsung pada keamanan dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Fitur Privacy Display menawarkan solusi privasi bawaan yang lebih canggih dibandingkan pelindung layar privasi konvensional. Sistem ini akan tersedia langsung melalui perangkat tanpa perlu aksesori tambahan. Inovasi Samsung tersebut diprediksi akan menjadi salah satu alasan utama konsumen memilih Samsung Galaxy S26 Ultra dibanding kompetitor.

1. Inovasi teknologi di balik Privacy Display

ilustrasi Samsung Galaxy S25 Ultra (samsungmobilepress.com)

Samsung menjelaskan bahwa Privacy Display bekerja dengan menggunakan teknologi panel terbaru yang membatasi sudut pandang tampilan dari samping. Teknologi ini memanfaatkan kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak, sehingga hanya mata yang melihat layar dari depan yang dapat membaca konten secara jelas. Inovasi ini tidak hanya meredupkan tampilan ketika dilihat dari samping, tetapi juga memungkinkan penyesuaian tingkat privasi berdasarkan kebutuhan. Pengguna dapat mengatur fitur ini supaya aktif otomatis saat membuka aplikasi tertentu atau ketika memasukkan informasi sensitif seperti kata sandi.

2. Kehadiran One UI terbaru untuk penggunaan sehari-hari

ilustrasi Samsung Galaxy S25 Ultra (samsungmobilepress.com)

Samsung menyematkan Privacy Display sebagai bagian dari One UI 8.5, sehingga pengguna bisa mengaktifkannya melalui panel cepat. Tombol khusus untuk fitur ini tampak dalam antarmuka beta One UI, yang menunjukkan janji Samsung dalam memberikan akses cepat terhadap kontrol privasi. Saat digunakan di tempat publik, fitur ini menjaga agar informasi sensitif tidak mudah terlihat oleh orang di sekitar. Hal ini menjadi sangat penting bagi pengguna yang sering bekerja sambil bergerak dan ingin tetap menjaga privasi tanpa harus menutup smartphone secara manual.

3. Privacy Display berbeda dengan perlindungan layar eksternal

ilustrasi Samsung Galaxy S25 Ultra (samsungmobilepress.com)

Berbeda dari pelindung layar tradisional yang dapat membatasi sudut pandang secara permanen, Privacy Display melakukan fungsinya tanpa mengorbankan kualitas visual. Dengan kata lain, sistem ini hanya aktif ketika diperlukan. Privacy Display tetap mempertahankan kejernihan dan warna layar ketika diaktifkan.

Selain itu, pengaturan granular pada fitur ini membuatnya lebih praktis dibanding pelindung layar fisik yang cenderung bersifat on/off. Samsung memposisikan Privacy Display sebagai bagian dari ekosistem keamanan yang terintegrasi dengan fitur Knox. Melalui fitur ini, Samsung tampaknya ingin menunjukkan privasi bukan hanya dari perlindungan data, tetapi juga tampilan visual.

4. Dampak bagi pasar smartphone premium

ilustrasi Samsung Galaxy S Series (samsungmobilepress.com)

Kehadiran Privacy Display diprediksi menjadi pembeda kuat di segmen smartphone flagship. Fitur tersebut bisa memengaruhi keputusan pembelian konsumen yang selama ini merasa kurang aman saat menggunakan perangkat di ruang publik. Potensi ini membuat Samsung semakin kompetitif dibanding rival yang belum menawarkan fitur serupa secara native.

Selain privasi visual, laporan juga menyebutkan S26 Ultra akan membawa peningkatan layar seperti panel 10-bit yang mampu menampilkan lebih banyak warna. Samsung Galaxy S26 Ultra diperkirakan akan diumumkan secara global pada akhir Februari 2026. Smartphone tersebut akan diperkenalkan bersama dengan seri Galaxy S26 lainnya.

Fitur ini tampaknya akan mengubah cara orang menggunakan smartphone di ruang publik secara aman. Jika Privacy Display milik Samsung bisa diterima dengan baik, bukan tidak mungkin fitur tersebut akan diadopsi oleh berbagai brand lain pada masa mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team