Kehadiran Snapdragon X2 Plus di CES 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Qualcomm semakin serius menantang dominasi prosesor x86 di pasar laptop. Melalui lini Snapdragon X Series, Qualcomm ingin membuktikan bahwa arsitektur ARM bukan lagi sekadar alternatif, tetapi sudah layak menjadi pilihan utama untuk komputasi modern. Apalagi, tren laptop kini bergerak ke arah perangkat tipis, ringan, dan hemat daya tanpa mengorbankan performa.
Bagi kamu yang mengikuti perkembangan Windows on ARM, Snapdragon X2 Plus adalah generasi yang menarik untuk diperhatikan. Qualcomm tidak hanya berbicara soal efisiensi daya, tetapi juga lonjakan performa CPU, GPU, dan kemampuan AI yang jauh lebih matang. Kombinasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan profesional, kreator, hingga pengguna harian yang menginginkan laptop cepat dan tahan lama. Lantas, apakah performa Snapdragon X2 Plus akan membawa standar baru bagi laptop berbasis ARM? Mari kita telusuri bersama pada artikel berikut ini.
