Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Beda Smart TV, Android TV, dan Google TV, Jangan Sampai Salah Beli
TV (unsplash.com/MarquesKaspbrak)
  • Smart TV, Android TV, dan Google TV sama-sama bisa terhubung internet, tapi berbeda sistem operasi serta pengalaman pengguna yang memengaruhi fitur dan kemudahan akses hiburan.
  • Android TV menawarkan akses penuh ke Google Play Store dan dukungan perintah suara, sedangkan Google TV hadir lebih modern dengan rekomendasi tontonan cerdas serta integrasi smart home.
  • Google TV unggul lewat personalisasi profil pengguna dan kontrol perangkat rumah pintar, sementara Smart TV biasa memiliki fitur terbatas tanpa pembaruan sistem rutin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Berencana membeli televisi baru untuk hiburan di rumah? Kamu pasti sering dibuat bingung dengan istilah Smart TV, Android TV, dan Google TV di pasaran. Sekilas ketiganya memang terlihat serupa karena sama-sama bisa terhubung internet untuk membuka platform streaming. Namun, ketiga perangkat ini sebenarnya menawarkan sistem operasi dan pengalaman penggunaan yang sangat berbeda.

Memilih jenis televisi yang tepat sangat penting agar pengalaman menonton kamu bisa maksimal. Jangan sampai kamu salah beli dan menyesal di kemudian hari karena fiturnya ternyata tidak sesuai kebutuhan. Agar kamu lebih yakin sebelum membawa pulang perangkat impianmu, mari langsung simak perbedaan mendasar dari ketiganya di bawah ini.

1. Sistem operasi yang menjadi otak utama

TV (unsplash.com/NicolasJLecrecq)

Smart TV biasa umumnya menggunakan sistem operasi buatan pabriknya sendiri yang fiturnya cukup mendasar. Android TV memakai sistem operasi dari Google yang dirancang khusus agar fungsinya mirip dengan smartphone Android. Sementara Google TV sebenarnya adalah versi pengembangan langsung dari Android TV, namun, dengan sistem operasi yang jauh lebih modern dan mulus.

2. Tampilan antarmuka dan fokus kegunaan

TV (unsplash.com/JensKreuter)

Tampilan Smart TV sangat standar dan hanya berfungsi untuk membuka deretan aplikasi bawaan. Android TV memiliki tampilan antarmuka yang berfokus pada deretan aplikasi terpasang layaknya di smartphone. Di sisi lain, Google TV tampil lebih cerdas dengan memprioritaskan rekomendasi tontonan dari berbagai layanan streaming langsung di layar utamamu tanpa harus repot membuka aplikasinya satu per satu.

3. Kebebasan mengunduh dan update aplikasi

TV (unsplash.com/TechDaily)

Pilihan hiburan di Smart TV sangat terbatas karena kamu tidak bisa bebas mengunduh aplikasi baru dan TV ini jarang mendapat update sistem. Sebaliknya Android TV dan Google TV memberi kamu akses penuh ke ekosistem Google Play Store. Kamu bisa bebas mengunduh ribuan aplikasi hiburan hingga game yang akan selalu mendapat update rutin dari developer.

4. Kecanggihan fitur perintah suara

TV (unsplash.com/MarquesKaspbrak)

Smart TV biasa masih sangat bergantung pada navigasi tombol remote secara manual. Android TV sudah mendukung perintah suara Google Assistant namun kamu tetap harus berbicara melalui mikrofon yang ada di remote. Google TV tampil paling canggih karena beberapa modelnya memiliki mikrofon bawaan langsung di bodi TV sehingga kamu bisa memberi perintah suara tanpa perlu memegang alat apa pun.

5. Personalisasi profil untuk setiap anggota keluarga

TV (unsplash.com/JonasLeupe)

Google TV memiliki fitur multi akun yang memungkinkan kamu membuat profil pengguna berbeda untuk setiap orang di rumah. Fitur ini memastikan rekomendasi tontonan kamu tidak akan bercampur dengan histori tontonan anak atau pasangan. Kemampuan personalisasi tingkat tinggi ini sangat terbatas di Android TV dan hampir tidak ada di Smart TV biasa.

6. Kemampuan terhubung dengan perangkat smart home

TV (pexels.com/CottonbroStudio)

Google TV dirancang khusus untuk menjadi pusat kendali perangkat smart home di tempat tinggalmu. Kamu bisa menghubungkannya dengan lampu pintar hingga memantau kamera keamanan langsung dari layar TV. Integrasi ekosistem secanggih ini masih sangat terbatas di Android TV dan mustahil dilakukan oleh Smart TV standar.

Memahami beda Smart TV, Android TV, dan Google TV menjadi langkah krusial sebelum kamu memutuskan untuk membawa pulang perangkat baru ke rumah. Pastikan kamu mempertimbangkan kebiasaan menonton dan kebutuhan ekosistem digital yang ada agar sesuai dengan fitur spesifik dari masing-masing televisi. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team