Game remake pertama di seri Assassin's Creed yaitu Black Flag Resynced, langsung disambut antusiasme tinggi oleh para pemain. Ubisoft tampaknya menggarap game ini dengan pendekatan yang tepat karena mempertahankan elemen-elemen terbaik dari game original-nya sembari menghadirkan berbagai peningkatan signifikan, mulai dari kualitas visual next-gen berbasis game engine Anvil terbaru, konten cerita baru yang memperdalam karakter kru kapal Edward Kenway, hingga sistem combat, parkour, stealth dan pertempuran kapal laut yang dirombak habis. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak ulasan di bawah ini.
Deretan Detail Seru Assassin's Creed Black Flag Resynced, Bakalan Epik

1. Bukan game RPG
Banyak pemain yang lega ketika mendengar bahwa Black Flag Resynced tidak akan mengadopsi mekanisme RPG seperti yang ada di beberapa game Assassin’s Creed modern, mulai dari Origins hingga Shadows. Game ini tetap setia pada formula game original-nya yang artinya, tidak ada sistem leveling untuk Edward maupun musuh-musuhnya, sehingga setiap serangan menggunakan hidden blade tetap mematikan dan tidak ada musuh yang butuh puluhan serangan untuk dikalahkan. Progress pemain pun tidak bergantung pada berburu gear dengan statistik lebih tinggi, melainkan cukup membuka senjata, alat, serta upgrade kapal secara bertahap. Struktur ceritanya juga tetap linear dengan narasi yang terfokus dan tanpa pilihan dialog yang memengaruhi jalan cerita.
2. Menambah hewan peliharaan dan jenis musuh baru
Black Flag Resynced datang dengan sejumlah fitur baru yang membuat pengalaman bermain semakin hidup. Salah satu yang paling menarik adalah fitur hewan peliharaan, di mana pemain kini bisa menangkap dan memelihara berbagai hewan seperti kucing dan monyet, lalu membawa mereka ikut berlayar di atas kapal. Dari sisi combat, Black Flag Resynced juga membawa jenis musuh baru bernama Demolitionist yang memaksa pemain untuk lebih kreatif dalam menggunakan senjata dan kemampuan seperti rope dart serta pistol. Tak hanya itu, sepuluh shanty (lagu pelaut) baru ditambahkan untuk menemani perjalanan pemain di lautan dan melengkapi koleksi lagu-lagu pelaut ikonik dari game original-nya.
3. Memperbaiki masalah terbesar game original-nya
Black Flag memang layak disebut sebagai salah satu game open-world terbaik sepanjang masa, tapi bukan berarti tanpa masalah. Salah satu keluhan terbesar pemain dari game tersebut adalah misi mengikuti NPC secara diam-diam yang terkenal sangat tidak merepotkan karena sekali ketahuan, misi langsung gagal dan pemain harus mengulang dari awal. Kabar baiknya, Ubisoft sadar soal masalah ini dan membenahinya secara menyeluruh di Black Flag Resynced. Kini, misi serupa terasa lebih dinamis dan toleran. Bahkan jika ketahuan sekalipun, misi tidak akan langsung berakhir karena pemain akan diberi opsi lain untuk menyelesaikan misi.
4. Photo Mode dikonfirmasi
Black Flag Resynced bakal hadir dengan fitur Photo Mode sejak hari pertama perilisannya. Kehadiran fitur ini terungkap dari situs resmi game-nya, meski detailnya sendiri memang belum dibeberkan secara lengkap. Mengingat kualitas visual game remake ini yang terlihat sangat memukau, mulai dari model karakter baru hingga cuaca dinamis di perairan Karibia, keberadaan Photo Mode sejak awal jelas menjadi nilai tambah tersendiri. Dengan begitu, para pemain tidak perlu menunggu update pasca-rilis untuk bisa mengabadikan keindahan visual game ini.
5. Segmen modern-day dihapus
Black Flag Resynced dirancang dengan fokus penuh pada kisah Edward Kenway, sehingga beberapa fitur dari versi original-nya sengaja dihilangkan. Salah satunya adalah segmen modern-day yang dulu sempat banyak dikritik kini ditiadakan sepenuhnya dan digantikan dengan momen-momen di dalam Animus yang lebih personal dan berfokus pada pergulatan batin Edward. Selain itu, mode multiplayer dan DLC seperti Freedom Cry yang menampilkan Adewale sebagai karakter playable juga tidak akan hadir. Ubisoft mengatakan bahwa mereka ingin menjaga seluruh pengalaman bermain tetap terpusat pada Edward, tanpa ada elemen yang mengalihkan perhatian dari cerita utamanya.
6. Game original-nya masih akan tetap tersedia untuk dibeli
Yang terakhir menjadi kabar baik bagi pemain yang belum sempat membeli Black Flag karena Ubisoft telah mengonfirmasi bahwa ketika Black Flag Resynced dirilis pada 9 Juli mendatang, game original-nya masih akan tetap tersedia untuk dibeli. Ubisoft tampaknya belajar dari kesalahan studio lain yang biasanya menghapus game original setelah merilis game remake, yang mana itu merupakan keputusan yang selalu berujung pada kecaman dari para pemain. Selain itu, Ubisoft juga memastikan bahwa game original beserta seluruh DLC-nya tetap tersedia di semua platform dan bisa dibeli kapan saja tanpa batas waktu.
Itulah tadi ulasan mengenai beberapa detail menarik Assassin’s Creed Black Flag Resynced yang harus diketahui. Apakah kamu termasuk gamer yang menantikan Black Flag Resynced?