Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
fitur penyiksaan dalam GTA 5
fitur penyiksaan dalam GTA 5 (dok. Rockstar Games/GTA 5)

Intinya sih...

  • Beberapa fitur lama GTA seperti Drug Dealing, dismemberment, dan penyiksaan dinilai terlalu ekstrem serta berisiko memicu kontroversi besar jika muncul lagi dalam GTA 6.

  • Visual GTA 6 yang semakin realistis membuat kekerasan ekstrem dan perilaku ilegal terasa lebih nyata serta berpotensi memberi dampak negatif.

  • GTA 6 seharusnya fokus pada cerita aksi kriminal ala film, bukan mekanisme sadis yang tidak menambah keseruan gameplay.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Grant Theft Auto VI (GTA 6) merupakan salah satu game yang paling dinantikan saat ini. Pasalnya, game terbaru dari waralaba open world tersebut menjanjikan berbagai fitur baru yang inovatif. Selain fitur baru, GTA 6 juga menghadirkan banyak fitur lama dari GTA yang sudah sangat dicintai gamer.

Bicara soal fitur atau mekanisme gameplay, GTA memiliki beberapa fitur kontroversial sejak awal game orisinalnya rilis pada 1997. Nah, fitur tersebut memang tidak layak kalau dimunculkan kembali ke GTA 6 atas dasar kekerasan ekstrem dan memberikan pengaruh buruk. Penasaran fitur kontroversial apa yang tidak layak diadaptasi kembali oleh Rockstar Games untuk GTA 6? Simak di bawah ini!

1. Drug Dealing

transaksi narkoba dalam Grand Theft Auto: Chinatown Wars (dok. Rockstar Games/Grand Theft Auto: Chinatown Wars)

Meski GTA mengadaptasi cerita kriminal kota metropolitan, mereka masih mempunyai batasan. Sebagai contoh, game ini sangat jarang mengadaptasi mekanisme peredaran narkoba. Bahkan, Grand Theft Auto: Chinatown Wars (2009) menjadi satu-satunya game yang memiliki mekanisme transaksi narkoba secara mendetail.

Dalam game tersebut, kamu bisa membeli segala jenis narkoba, seperti pil ekstasi, heroin, kokaina, hingga ganja. Kamu bisa menjual narkoba kembali dengan harga yang mahal pada tempat yang tepat. Adapun, tempat transaksi narkoba akan memiliki tanda di peta. Untuk menambahkan keseruan, sesekali transaksi kamu bakal disergap oleh polisi.

Banyak alasan kenapa fitur Drug Dealing ini gak pernah muncul lagi. Alasan yang paling masuk akal karena itu menampilkan tata cara mengedarkan narkoba secara realistis, yang pasti menimbulkan kontroversi. Apalagi, GTA 6 memiliki visual realistis, bukan bergrafik top-down 2D ala Grand Theft Auto: Chinatown Wars. Jika berulang, fitur ini berpotensi menginspirasi gamer untuk melakukan hal serupa.

2. Dismemberment atau mode kekerasan ekstrem

Kamu bisa memutilasi NPC dengan senjata api berkaliber tinggi. (dok. Rockstar Games/GTA 3)

Rockstar Games memang dikenal menggarap game sadis pada masa lalu, seperti Manhunt (2003) yang sempat dilarang beredar di banyak negara. GTA 3 (2001) juga gak kalah sadis. GTA pertama dengan visual 3D ini menampilkan kekerasan yang lebih sadis daripada GTA lainnya.

Salah satu penyebabnya ialah fitur dismemberment. Fitur tersebut memberikan opsi kepada pemain untuk memutilasi bagian tubuh NPC secara brutal. Saking brutalnya, fitur tersebut hanya tersedia untuk versi PC. Namun, sebagian fitur ini masih ada dalam GTA lawas lainnya. Dalam Grand Theft Auto: San Andreas (2004), misalnya, kamu masih bisa memenggal NPC menggunakan senjata tajam seperti samurai.

Kalau fitur ini kembali ke GTA 6, jelas game tersebut bakal memicu kontroversi, sih. Sebab, saat ini, visual game tersebut sudah mendekati sangat realistis. Segala bentuk kekerasan ekstrem bakal terasa sangat nyata. Alhasil, fitur ini bisa bikin gamer trauma.

3. Drunk driving

susahnya mengemudi saat mabuk dalam GTA 4 (dok. Rockstar Games/GTA 4)

Pertama kali dikenalkan pada GTA 4 (2008), fitur tersebut memberikan efek menarik saat karaktermu mengemudi dalam keadaan mabuk berat. Efeknya berupa layar yang bergoyang dan kendali kendaraan yang nyaris mustahil dikontrol. Fitur ini mendapatkan protes dari berbagai pihak, salah satunya dari organisasi Mothers Against Drunk Driving (MADD). Alhasil, dalam GTA 5, mekanisme ini dikurangi efeknya hingga nyaris tidak ada perbedaan dengan menyetir biasa.

Meski fitur ini bikin GTA 6 menjadi lebih imersif, kehadirannya bakal menimbulkan protes yang berpotensi menyebabkan pencekalan pada game ini. Apalagi, mekanisme nyetir mabuk ini tidak memberikan keuntungan ataupun membuat gameplay lebih seru. Alih-alih, fitur ini malah bikin frustrasi.

4. Mekanisme penyiksaan

minigame penyiksaan dalam GTA 5 (dok. Rockstar Games/GTA 5)

Misi "By the Book" dalam GTA V merupakan salah satu misi paling kontroversial. Pasalnya, ia menghadirkan mekanisme penyiksaan yang dikemas dalam sebuah minigame. Kamu bisa memilih banyak instrumen penyiksaan, mulai dari alat setrum, kunci inggris, hingga catut. Tidak seperti kebanyakan tindak kekerasan dalam GTA yang umumnya opsional, misi ini harus diselesaikan untuk melanjutkan cerita.

Fitur ini mendapatkan banyak kecaman dari berbagai pihak karena memaksa gamer untuk melakukan penyiksaan secara eksplisit. Fitur ini harusnya dihilangkan atau dikurangi intensitasnya pada GTA 6. Sebab, game baru tersebut seharunya bakal menampilkan cerita ala film aksi kriminal, bukan kisah psikopat seperti Trevor Philips dari GTA 5. Kalau kamu suka menyiksa-menyiksa, kamu lebih cocok mainin waralaba Manhunt, sih.

Kalau fitur-fitur di atas ada yang kembali di GTA 6, sih, pastinya bakal memicu kontroversi besar. Adapun, GTA 6 sudah pada tahap optimalisasi dan semua fiturnya sudah selesai digarap. GTA 6 rencananya akan dirilis pada 19 November 2026 mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎