Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
New Project.jpg
Crimson Desert (dok. Pearl Abyss)

Intinya sih...

  • Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection akan mempertahankan formula gameplay yang menarik dengan menjelajahi dunia terbuka dan merekrut monster serta sesama Hunter.

  • Crimson Desert menawarkan kebebasan maksimal dalam eksplorasi dan aksi, serta aktivitas santai seperti adu panco, memancing, dan bermain seruling.

  • The Blood of Dawnwalker digarap oleh mantan karyawan CD Projekt Red, menjadi alternatif yang mendekati seri The Witcher dengan mekanisme siang-malam dan tema vampir.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

2025 terasa cepat berlalu, apalagi untuk penikmat game open-world RPG yang kedatangan banyak game seru mulai dari Borderlands 4 yang menawarkan gameplay shooter yang bisa dimainkan secara maupun co-op hingga Assassin’s Creed Shadows yang akhirnya mewujudkan latar Jepang dengan fokus pada ninja dan samurai. Nah di 2026 ini, deretan game open-world RPG baru sedang menunggu giliran untuk menyapa pemain. Sebagian besar memang belum memiliki tanggal rilis pasti, tapi tetap diproyeksikan untuk meluncur tahun ini. Berikut 7 di antaranya.

1. Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection - 13 Maret 2026

Seri utama Monster Hunter pada dasarnya adalah seri game aksi RPG yang menekankan kerja sama pemain untuk memburu monster raksasa demi mengumpulkan sumber daya crafting, sementara Monster Hunter Stories adalah seri game spin-off RPG berbasis giliran yang memulai debutnya di 3DS pada 2016. Game terbarunya yaitu Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection akan mempertahankan formula tersebut di mana pemain bisa menjelajahi dunia terbuka, menetaskan monster untuk dijadikan anggota party, lalu merekrut sesama Hunter yang juga akan bertarung bersama monster mereka.

2. Crimson Desert - 19 Maret 2026

Crimson Desert berpotensi menjadi game open-world RPG terbesar di 2026, apalagi jika perilisannya pada Maret mendatang tidak diundur. Sebagai suksesor Black Desert Online, game ini menawarkan kebebasan maksimal dalam hal eksplorasi dan aksi, mulai dari menunggangi naga, bertemu robot di dunia fantasi hingga memanjat untuk mencapai area tertentu. Selain itu, game ini tetap menghadirkan aktivitas santai untuk pemain lakukan seperti adu panco, memancing, bermain seruling dan mengelus hewan. Sejak pertama kali diumumkan dan sampai saat ini, antusiasme pemain terhadap game garapan Pearl Abyss ini masih sangat tinggi.

3. The Blood of Dawnwalker - 2026

The Blood of Dawnwalker digarap oleh studio baru bernama Rebel Wolves yang isinya adalah mantan karyawan CD Projekt Red, termasuk yang ikut mengerjakan The Witcher 3. Dengan The Witcher 4 yang masih jauh dari kata siap rilis, game ini jadi alternatif yang paling mendekati seri The Witcher untuk sementara waktu. Trailer maupun cuplikan gameplay yang dibagikan tampak menjanjikan, terutama soal mekanisme siang-malam dan fakta bahwa pemain hanya memiliki waktu 30 hari untuk menyelesaikan misi utama mereka. Game bertema vampir sedang butuh comeback besar dan game ini diharapkan bisa mewujudkan hal tersebut.

4. Sea of Remnants - 2026

Dikembangkan oleh studio anyar bernama Joker Studio, Sea of Remnants terafiliasi dengan NetEase Games dan seperti game-game NetEase lainnya, game ini juga akan dirilis secara free-to-play. Pada game ini, pemain berperan sebagai petualang bajak laut yang bisa berlayar dari satu pulau ke pulau lain untuk mencari harta karun. Sistem combat-nya berbasis giliran namun dengan beragam efek keren, hingga banyak disebut sebagai Clair Obscur: Expedition 33-nya 2026. Meski sejauh ini detail jelasnya masih cukup dirahasiakan, dari berbagai trailer yang sudah dirilis, game ini tampak menjanjikan.

5. Neverness to Everness - 2026

Neverness to Everness menjadi salah satu game baru paling menjanjikan yang perilisannya sangat ditunggu di 2026 ini. Di game ini, pemain bisa mengelilingi kota futuristik, bertarung via sistem combat real-time hingga kebut-kebutan di jalan menggunakan mobil yang keren. Secara keseluruhan, game ini mirip GTA namun dalam balutan visual anime. Karena rencananya akan dirilis free-to-play dan sekilas mengingatkan pada Genshin Impact, kekhawatiran terbesar pemain terhadap game ini ada di microtransaction-nya, terutama jika karakter-karakter playable di dalamnya “dikunci” lewat gacha atau paywall.

6. Fable - 2026

Entah nantinya bagus atau malah mengecewakan, game Fable terbaru bakal banyak dibicarakan jika memang berujung rilis tahun ini. Serinya berawal pada 2004 sebagai game eksklusif Xbox dan trilogi Fable masih memiliki tempat spesial di hati banyak pemain. Sempat ada Fable Legends yang digarap sebagai game dungeon crawler, namun meski sempat diuji ke beberapa pemain, game tersebut akhirnya dibatalkan pada 2016. Dengan sejarah serinya yang berliku, game Fable terbaru memikul ekspektasi besar yaitu apakah bisa kembali mengguncang pasar game RPG seperti dulu atau malah jadi kegagalan besar.

7. Decapolice - 2026

Decapolice sudah diumumkan sejak 2023, tapi sampai sekarang perilisannya terus diundur. Nah nantinya ketika dirilis, Decapolice akan hadir sebagai game open-world RPG yang menempatkan pemain sebagai polisi yang berpatroli di sebuah kota, melawan kejahatan dan menangkap pelaku. Sebesar apa dunia yang dibawa masih belum jelas karena sejauh ini baru ada satu trailer yang dirilis, sehingga banyak detail yang masih misterius. Jika kualitasnya bisa mendekati game Level-5 lain seperti Fantasy Life i: The Girl Who Steals Time, besar kemungkinan game ini akan jadi bahan obrolan di kalangan penggemar game RPG di sepanjang 2026.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa game open-world RPG baru yang siap sapa pemain di 2026. Dari 7 game di atas, mana yang paling kamu nantikan?

Editorial Team