Game simulasi kehidupan sering menjadi “tempat kabur” yang nyaman untuk banyak pemain karena gameplay-nya santai dan natural. Waktu berjalan normal, progress muncul pelan-pelan dan pemain tidak dituntut untuk punya skill gaming tinggi. Menyenangkannya game simulasi kehidupan justru lahir dari rutinitas kecil seperti bangun di kota mungil, merawat kebun, menata rumah, memasak atau ngobrol dengan tetangga yang ramah. Salah satu game simulasi kehidupan terpopuler saat ini adalah Heartopia, namun game garapan XD itu jelas bukan satu-satunya. Ada banyak alternatif yang kalah seru dan lebih cozy dari Heartopia itu sendiri. Berikut beberapa diantaranya.
6 Game Simulasi Kehidupan yang Lebih Cozy dari Heartopia

1. Animal Crossing: New Horizons
Animal Crossing: New Horizons merupakan game simulasi kehidupan yang mengajak pemain menjalani kehidupan baru di pulau tropis yang tenang. Pada game ini, pemain membangun rumah dari nol, mengumpulkan material, berkebun, lalu mengundang tetangga untuk tinggal di sekitar. Temponya santai karena waktu berjalan secara real-time, musim bisa berganti dan para penduduk sekitar punya rutinitas masing-masing. Selain itu, pemain juga bebas mendekor tiap sudut, memancing di sungai atau laut, menangkap serangga, menyelam untuk mencari biota laut dan saling bertukar barang atau bermain bersama pemain lain secara online.
2. Hello Kitty Island Adventure
Berbeda dari kebanyakan game simulasi kehidupan yang fokus pada bertani, Hello Kitty Island Adventure lebih condong ke eksplorasi, petualangan dan puzzle. Di game ini, pemain menjelajahi berbagai area di pulau, mulai dari pantai berpasir hingga rimba tersembunyi, untuk mencari harta, menolong karakter-karakter Sanrio dan menyelesaikan puzzle sederhana. Aspek kustomisasi pun tidak berhenti di baju dan aksesori saja, karena pemain juga bisa mendekor kabin dan ruang pribadi mereka dengan barang yang dikumpulkan atau dibuat di sepanjang perjalanan.
3. Stardew Valley
Di Stardew Valley, pemain berperan sebagai seseorang yang meninggalkan hiruk-pikuk kota untuk melanjutkan hidup di lahan pertanian peninggalan kakeknya di Pelican Town. Lahan itu awalnya terbengkalai, lalu perlahan pemain sulap jadi rumah yang nyaman lewat rutinitas kecil seperti menanam, memperbaiki pagar dan merapikan kebun. Game ini sangat terbuka yang artinya, pemain bebas menentukan aktivitas harian, sementara musim yang berganti akan menghadirkan pilihan tanaman baru dan festival yang bisa diikuti. Menariknya, penduduk desa juga punya jadwal dan kehidupan sendiri, dan jika pemain rajin berinteraksi, hubungan pertemanan bisa berkembang menjadi momen cerita yang lebih dalam.
4. Garden Paws
Garden Paws mengajak pemain menjalani kehidupan di pulau yang tenang. Pemain memulai semuanya dari sebuah kebun kecil warisan kakek-nenek, lalu bebas menentukan tujuan sendiri tanpa dipaksa mengikuti plot atau cerita apapun. Fokus utamanya tetap bertani seperti menanam benih, menyiram dan merawat hewan, tapi temponya santai. Di luar urusan ladang, pemain juga bisa membangun dan mengelola toko sendiri, menjual hasil panen, bunga, barang temuan hingga aksesori buatan ke penduduk sekitar. Uang yang terkumpul bisa digunakan untuk membuka bangunan baru dan membuat kota kecil berkembang menjadi kota yang lebih ramai.
5. My Time at Portia
Di My Time at Portia, pemain diceritakan pindah ke kota kecil bernama Portia untuk meneruskan bengkel peninggalan ayah. Game ini bukan sekadar game simulasi kehidupan dengan fokus bertani, tapi juga memadukan aspek membangun, crafting dan bersosialisasi dengan penduduk lainnya. Pada game ini, pemain akan membuat alat, furnitur hingga mesin yang bisa membantu perkembangan kota. Untuk menciptakan kreasi yang lebih baik, pemain perlu menjelajah, menambang bijih langka, menebang kayu untuk membuka area baru dan mencari bahan di alam. Para penduduk sekitar juga sering meminta bantuan yang mana itu bisa membantu pemain untuk lebih terhubung dengan kehidupan komunitas di Portia.
6. Coral Island
Coral Island menghadirkan gameplay simulasi kehidupan yang terasa familiar, tapi dibungkus dengan suasana pulau tropis yang cerah dan penuh karakter. Di game ini, pemain datang ke lahan yang masih berantakan untuk dibenahi pelan-pelan lewat menanam dan merawat tanaman, mengurus hewan, serta memulihkan keindahan alamnya. Daya tarik game ini juga ada di aspek sosialnya di mana penduduk pulau punya keunikan dan alur cerita masing-masing. Kedekatan dengan mereka dibangun lewat obrolan sehari-hari, memberi hadiah atau ikut festival. Game ini juga mendukung mode multiplayer di mana hingga empat pemain bisa mengelola satu lahan bersama, berbagi sumber daya dan menemukan hal-hal baru bersama.
Itulah tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game simulasi kehidupan yang lebih cozy dari Heartopia. Tertarik menjajal game-game di atas?