Tahun 2010-an menjadi era berkembangnya game multiplayer online, terutama setelah hadirnya konsol generasi baru seperti PS4 dan Xbox One di tahun 2013 yang membuat akses bermain online semakin mudah. Pada dekade itu, seri Call of Duty mendominasi dengan banyak game yang sukses menjadi game dengan penjualan terlaris setiap tahunnya, berkat perpaduan mode campaign dengan cerita yang seru dan mode multiplayer yang adiktif. Selain itu, model monetisasi di dalam game juga mulai berubah, dengan microtransaction dan free-to-play menjadi tren utama. Berikut 7 game terlaris di tahun 2010-an.
7 Game Terlaris di Tahun 2010-an, Didominasi COD

Intinya sih...
Grand Theft Auto V menjadi game terlaris tahun 2013 dengan cerita kriminal yang seru dan visual memukau.
FIFA 15 mendominasi industri gaming pada tahun 2014 dengan gameplay sepak bola yang seru dan lisensi Premier League.
Call of Duty: Black Ops III sukses membawa seri ke dunia futuristik dengan mode co-op dan gameplay solid.
1. Grand Theft Auto V
Pada tahun 2013, untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir, game terlaris bukanlah Call of Duty, melainkan Grand Theft Auto V. Game kelima dari seri game open-world yang sangat populer ini berhasil memecahkan rekor penjualan game-game GTA sebelumnya. Berlatar di negara bagian fiksi San Andreas, terutama kota Los Santos, GTA V menceritakan kisah tiga kriminal yang saling terkait melalui serangkaian aksi perampokan. Pada game ini, pemain bisa berganti antar karakter utama, di mana masing-masing punya misi tersendiri untuk dijalani. Dunia game ini juga terasa hidup, lengkap dengan visual yang memukau pada masanya.
2. FIFA 15
Pada tahun 2014, salah satu seri game olahraga paling sukses yaitu FIFA, kembali mendominasi industri gaming dengan perilisan FIFA 15. Seri game FIFA sendiri telah menjadi favorit banyak penggemar sepak bola sejak awal 90-an dan antusiasme semakin tinggi karena di tahun 2014 juga digelar Piala Dunia di Brasil. Game yang dibangun menggunakan game engine Ignite mendapat sambutan positif berkat gameplay sepak bola yang seru, animasi pemain yang halus dan atmosfer pertandingan yang terasa hidup. Selain itu, FIFA 15 juga menjadi game pertama di serinya yang sepenuhnya berlisensi Premier League.
3. Call of Duty: Black Ops III
Call of Duty: Black Ops III membawa serinya dari latar sejarah dan masa kini ke dunia futuristik. Berlatar di tahun 2065, game ini melanjutkan cerita di tengah perubahan iklim yang semakin nyata dan kemajuan teknologi. Game FPS ini menawarkan level yang lebih terbuka yang dirancang untuk dimainkan bersama tim yang beranggotakan hingga empat pemain dalam mode co-op, disamping mode lainnya yang tak kalah menarik. Meski tidak terlalu berinovasi, game ke-12 di seri Call of Duty ini tetap sukses dengan berbagai mode permainan, gameplay yang solid dan nilai replayability yang tinggi.
4. Call of Duty: Infinite Warfare
Dengan perilisan Call of Duty: Infinite Warfare, seri Call of Duty kembali menjauh dari kesan realistis dengan menghadirkan game tembak-tembakan futuristik di luar angkasa. Trailer game ini memang mendapat banyak kecaman dari para pemain, namun pada akhirnya, game ini tetap sukses besar dan menjadi game dengan penjualan terlaris di tahun perilisannya. Bukan tanpa alasan, game ini menawarkan mode campaign yang solid, multiplayer yang seru dan mode Zombies yang jadi ciri khas serinya. Singkatnya, game ini dibenci karena terlalu futuristik, namun juga dipuji karena membawa gameplay FPS yang dipoles sempurna.
5. Call of Duty: WWII
Setelah reaksi negatif terhadap Infinite Warfare yang terlalu futuristik, tahun 2017 menjadi tahun di mana Call of Duty kembali ke akarnya dengan meluncurkan Call of Duty: WWII. Game ini menyajikan mode multiplayer berkualitas tinggi dan campaign yang imersif, menceritakan kisah satu skuad 1st Infantry Division, mulai dari pendaratan bersejarah D-Day hingga pertempuran mereka di Eropa. Meski tidak membawa inovasi besar terhadap genre FPS itu sendiri, mode campaign yang emosional dengan penulisan cerita yang baik menjadi nilai jual utama Call of Duty: WWII.
6. Red Dead Redemption 2
Di tahun 2018, Rockstar Games merilis salah satu game paling ambisius yang pernah mereka buat yaitu Red Dead Redemption 2. Sebagai prekuel dari Red Dead Redemption, pemain memerankan Arthur Morgan, anggota setia dari geng Van der Linde yang terlibat dalam banyak momen baku tembak dan perampokan untuk membantu keluarganya bertahan. Game ini menawarkan gameplay aksi yang seru, dunia dengan banyak pemandangan menakjubkan dan cerita yang mendalam. Di game open-world yang satu ini, akan mudah bagi pemain untuk tenggelam dalam cerita emosional Arthur.
7. Call of Duty: Modern Warfare
Game ke-16 di seri utama Call of Duty merupakan game reboot dari seri Modern Warfare yang sebelumnya sudah memiliki tiga game berbeda. Selain menghadirkan mode campaign yang padat aksi, game ini juga memperkenalkan pemain kepada game free-to-play Call of Duty yaitu Warzone. Game ini juga sempat menuai kontroversi, terutama terkait penggambaran tentara anak-anak, orang-orang Rusia dan efek fosfor putih yang dianggap tidak realistis sebagai hadiah killstreak. Namun secara keseluruhan, mode campaign game ini dianggap sebagai salah satu yang terbaik di serinya.
Itulah tadi ulasan mengenai beberapa game terlaris di tahun 2010-an. Ada game favoritmu?