Ketika berbicara soal game zombie, kebanyakan pemain pasti langsung menyebut Resident Evil dan Dead Rising, dua seri game horor milik Capcom yang sukses membangun reputasi kuat dalam hal game bertema zombie. Meski keduanya punya banyak game keren, sebenarnya masih ada deretan game zombie lain di luar seri-seri tersebut yang layak dimainkan tapi sayangnya malah terlupakan. Sebagian besar hanya mendapat satu game sebelum akhirnya tidak dilanjutkan karena peminatnya sedikit dan bahkan ada yang sampai sekarang sangat sulit untuk dimainkan. Berikut daftarnya.
7 Game Zombie Underrated yang Kini Mulai Terlupakan

Intinya sih...
Dead Head Fred: Game aksi petualangan eksklusif PSP dengan mekanisme "gonta-ganti kepala".
Dead Nation: Top-down shooter PS3 dengan banyak senjata dan mode co-op hingga dua pemain.
Stubbs the Zombie: Game zombie eksklusif Xbox dengan zombie yang bisa membekukan lawan lewat kentut dan mengendalikan musuh.
1. Dead Head Fred
Dead Head Fred merupakan game aksi petualangan yang sampai sekarang masih eksklusif PSP sejak pertama kali rilis pada 2007. Game ini berlatar di era tahun 1940-an dengan karakter utama seorang detektif bernama Fred yang tersisa sebagai otak di dalam toples. Ceritanya berfokus pada misi balas dendam, sementara gameplay-nya mengandalkan combat sederhana untuk menghajar musuh. Namun yang menarik, game ini membawa mekanisme “gonta-ganti kepala” di mana pemain bisa mengumpulkan berbagai kepala dengan fungsi berbeda, mulai dari untuk membantu memecahkan puzzle hingga memperkaya gaya bertarung.
2. Dead Nation
Dead Nation menjadi salah satu game buatan Housemarque dari era PS3, jauh sebelum nama mereka begitu dikenal lewat Returnal. Game top-down shooter ini memiliki area permainan yang relatif kecil, tapi selalu dipenuhi gerombolan zombie yang jumlahnya seakan tidak ada habisnya. Bahkan, skala keramaian zombie di game serupa seperti Dead Rising terlihat lebih sedikit dibanding game ini. Untuk bertahan hidup, game ini membekali pemain dengan banyak pilihan senjata, bahan peledak dan power-up. Selain itu, ada pula mode co-op hingga dua pemain untuk kegiatan membantai zombie yang makin seru.
3. Stubbs the Zombie in Rebel Without a Pulse
Stubbs the Zombie in Rebel Without a Pulse awalnya dirilis secara eksklusif di Xbox pada 2005, sebelum versi remaster yang rilis pada 2021 membuat lebih mudah diakses banyak pemain. Game ini mengambil latar era tahun 1950-an dengan bumbu teknologi masa depan, di mana pemain bermain sebagai Stubbs, zombie dengan kemampuan yang jauh lebih kreatif daripada sekadar menggigit. Di sepanjang permainan, pemain bisa membekukan lawan lewat kentut, melempar anggota tubuh dan organ sebagai senjata (bahkan bahan peledak) hingga mengendalikan musuh menggunakan tangan mereka.
4. Operation Darkness
Operation Darkness merupakan game RPG taktis yang cukup underrated dan dulunya hanya rilis di Xbox 360. Dengan latar Perang Dunia II versi alternatif, game ini menceritakan Nazi yang memimpin pasukan zombie dan makhluk-makhluk aneh, sementara pemain bermain sebagai bagian dari brigade manusia serigala yang melawan mereka. Sistem combat game ini berbasis grid seperti game strategi pada umumnya, di mana karakter bergerak per petak lalu menyerang menggunakan senjata api, bom dan berbagai kemampuan khusus lainnya. Sayangnya game ini tidak mendukung fitur backward-compability di konsol Xbox generasi terbaru.
5. Deep Fear
Deep Fear merupakan game horor mirip Resident Evil yang dulu hanya rilis di Jepang dan Eropa untuk Sega Saturn. Meski akting karakternya tampak cheesy, game ini unggul pada jamannya karena memungkinkan pemain untuk bergerak sembari menembak, alih-alih diam di tempat seperti kebanyakan game horor saat itu. Persenjataan dan amunisinya juga lebih melimpah dibanding game horor survival pada umumnya, tapi sebagai gantinya, musuh dibuat lebih mematikan sehingga tensi permainan tetap tinggi. Fasilitas bawah laut yang jadi latar tempat utama juga sangat efektif dalam menciptakan banyak momen menegangkan.
6. Night Slashers
Night Slashers berbeda di antara game zombie kebanyakan karena pendekatan gameplay-nya bukan shooter modern, melainkan beat ’em up klasik. Pada game ini, pemain tinggal memilih beberapa karakter dengan kemampuan uniknya sendiri, lalu menelusuri level demi level sembari menghabisi gerombolan zombie tanpa henti. Selain itu, pertarungan melawan bos juga dibuat lebih seru, meski durasi gameplay-nya sendiri relatif singkat. Kabar baiknya, game ini jadi mudah diakses oleh lebih banyak pemain berkat versi remaster berjudul Night Slashers: Remake yang rilis pada September 2024 lalu.
7. The Last Guy
The Last Guy merupakan game eksklusif PS3 garapan Japan Studio yang fokus gameplay-nya bukan membantai zombie dari sudut pandang top-down, melainkan menyelamatkan sebanyak mungkin warga. Di game ini, pemain harus mencari para penyintas, mengumpulkan mereka jadi rombongan, lalu mengawal dan memindahkan mereka ke area aman sembari menghindari para zombie. Karena lebih menekankan elemen strategi dan pengambilan keputusan daripada aksi tembak-tembakan, pengalaman bermain seperti memecahkan puzzle inilah yang membuat The Last Guy sangat unik pada masanya.
Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game zombie underrated yang kini mulai terlupakan. Tertarik menjajal game-game di atas?