Mekanisme dalam game Total War: WARHAMMER III dinilai cukup membumi. (dok. Creative Assembly/Total War: WARHAMMER III)
Harus diakui bahwa Total War sudah menjadi sebuah permainan dengan mekanisme gameplay rumit, kompleks, dan intens. Meskipun berjalan pada sistem turn-based yang kental, ia tetap saja tak mengizinkanmu melakukan kesalahan fatal karena itu akan berpengaruh pada kelangsungan hidup sebuah faksi. Well, hal inilah yang juga hadir dalam Total War: WARHAMMER III.
Untungnya, gameplay yang disuntikkan oleh developer kali ini terbilang cukup ramah dan bersahabat. Bahkan, jika belum pernah memainkan seri Total War sebelumnya, game kali ini gak akan membuat kalian terdiam begitu saja. Dalam sesi awal, sudah dijabarkan tentang sistem dan mekanisme gameplay yang bisa kamu coba dan pelajari.
Oh, ya, saran penulis, mode campaign sebaiknya tidak kamu coba pada awal-awal permainan. Pasalnya, campaign dalam game ini tidak bergerak secara singkat dari misi ke misi. Jika sudah menjalankan campaign utama, bersiap-siaplah kamu juga akan menjalankan serangkaian plot cerita lengkap dari awal hingga akhir yang tentunya sangat menguras waktu.
Seperti pada umumnya game berunsur strategi, kamu ditugaskan mengatur banyak hal. Gamer difokuskan pada beberapa hal prinsip, misalnya pengembangan pasukan, keuangan, diplomasi, kerja sama, dan masih banyak hal lain yang bisa dilakukan demi keberlangsungan faksi yang dipimpin. Jangan mengambil keputusan ceroboh. Dalam Total War, itu akan berdampak buruk pada faksimu pada masa mendatang.
Sediakan beberapa jam permainan khusus untuk mempelajari bagaimana mekanisme gameplay yang diterapkan oleh pengembang. Bertempur dengan faksi yang satu bisa sangat berbeda dengan pengalaman bertempur dengan faksi lainnya. Di sini, meskipun hadir dengan sangat membumi, tetap saja kerumitan ala Total War juga wajib kamu perhatikan secara saksama.
Mekanisme turn-based sangat kental layaknya game Total War terdahulu. Kamu bisa mengatur dan melakukan apa pun sebelum giliran musuh-musuhmu berjalan dalam sesi yang sama. Bagaimana dengan AI-nya? Cukup menantang! Dalam game ini, faksi-faksi yang menjadi musuh ataupun kawan kita dapat bergerak dan berpikir secara logis.
Tiap karakter, entah itu jenderal, kesatria, ataupun pasukan biasa, dapat meningkatkan level dengan cara mengikuti peperangan sesering mungkin. Dunia perang di seri kali ini sudah dihadirkan dengan sangat baik oleh Creative Assembly. Hal-hal kecil diperhatikan dengan baik, seperti penggunaan menara kota, jembatan, dan tembok yang dibangun untuk mengatasi serangan masif dapat direpresentasikan secara detail.
Patut diingat bahwa diplomasi dalam game ini merupakan hal yang sangat penting. Meski pasukanmu sedikit, dengan diplomasi apik, bisa saja kamu memiliki pasukan pinjaman berjumlah sangat banyak. So, penulis merasakan bahwa mekanisme gameplay yang ada sudah sangat pakem, intens, tapi juga tidak begitu membingungkan.