ilustrasi rekruter memeriksa portofolio kandidat (freepik.com/pressfoto)
Tidak semua rekruter memandang fitur OpenToWork dari sudut pandang yang sama. Sebagian melihatnya sebagai sinyal proaktif dan transparansi dari kandidat yang sedang aktif mencari peluang baru. Namun, ada pula rekruter yang menilai status ini lebih bergantung pada industri dan level posisi yang dituju. Dalam beberapa kasus, OpenToWork bahkan dapat menimbulkan kesan bahwa kandidat “terlalu tersedia” jika tidak disertai positioning profesional yang tepat.
Debra Boggs, Founder dan CEO D&S Executive Career Management, menyarankan agar pencari kerja pemula hingga mid-level menggunakan opsi OpenToWork yang hanya terlihat oleh rekruter. Melalui pengaturan ini, kandidat tetap mengirimkan sinyal bahwa mereka sedang aktif mencari pekerjaan tanpa menimbulkan persepsi negatif di jaringan profesionalnya. “Dengan begitu, saat rekruter mencari kandidat yang sesuai, mereka tetap tahu kamu sedang mencari peluang, tetapi status tersebut tidak dianggap sebagai red flag,” ujar Boggs, dikutip dari CNBC.
Sementara itu, untuk posisi senior atau eksekutif, rekruter cenderung memberi bobot lebih besar pada reputasi profesional, rekam jejak karier, dan pengalaman kepemimpinan dibandingkan sekadar status OpenToWork. CNBC juga mencatat bahwa lebih dari 220 juta pengguna LinkedIn telah mengaktifkan fitur OpenToWork, baik secara publik maupun privat pada 2025. Angka ini meningkat sekitar 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada dasarnya, lencana OpenToWork di LinkedIn berfungsi sebagai sinyal bahwa seorang kandidat terbuka terhadap peluang baru dan siap dihubungi untuk mendiskusikan tawaran pekerjaan. Saat badge ini aktif, rekruter dapat memanfaatkannya melalui filter pencarian, melihat preferensi pekerjaan yang ditetapkan kandidat, dan menilai kesiapan kandidat secara lebih efisien. Meski demikian, OpenToWork bukanlah jaminan akan dihubungi jika tidak didukung oleh profil yang relevan sesuai kebutuhan perusahaan.
Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk memasang lencana OpenToWork, penting memastikan bahwa profil LinkedIn benar-benar mencerminkan arah karier dan kompetensi yang dimiliki. Headline yang spesifik, ringkasan atau About Me yang menjelaskan peran dan keahlian utama, hingga pengalaman kerja yang dimiliki kandidat akan sangat menentukan. Elemen-elemen inilah yang pada akhirnya memengaruhi apakah rekruter akan melanjutkan ketertarikan dan menghubungi kandidat, atau justru melewatkan profilmu. Semoga bermanfaat.