Biar foto terlihat estetik di Instagram, kuncinya ada pada alur edit yang rapi dan konsisten. Aplikasi apa pun bisa dipakai, selama kamu tahu urutan dan tujuan tiap langkah editing. Supaya hasilnya tampak profesional dan enak dilihat di feed, perhatikan panduan berikut.
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memperbaiki exposure. Naikkan exposure atau brightness jika foto terlalu gelap, lalu jaga highlight agar tidak “pecah”. Setelah itu, angkat shadow secukupnya supaya detail tetap terlihat tanpa membuat foto tampak datar.
Feed yang estetik biasanya punya tone warna yang konsisten. Pilih satu preset atau gaya warna, misalnya warm, netral, atau moody. Lalu, gunakan sebagai dasar di semua foto. Setelah itu, lakukan penyesuaian tipis agar tiap foto tetap seragam tapi tidak kaku.
Warna kulit yang tidak natural bisa langsung merusak tampilan foto. Koreksi white balance dan temperature supaya kulit tidak terlihat terlalu kuning, kemerahan, atau abu-abu. Kalau aplikasi mendukung edit selektif, fokuskan koreksi di area wajah saja.
Saturasi yang terlalu tinggi bikin warna terlihat kasar, sementara sharpening berlebihan membuat foto tampak pecah. Lebih baik naikkan vibrance secara halus dan gunakan sharpening secukupnya agar detail tetap lembut.
Edit selektif membantu mengarahkan fokus ke subjek utama. Terangkan subjek sedikit dan gelapkan latar belakang secara tipis agar foto terlihat lebih berdimensi. Teknik ini efektif untuk foto portrait maupun flat lay.
Sebelum unggah, lihat foto di tingkat kecerahan layar sekitar 50–70 persen agar penilaian warna lebih objektif. Perbesar foto untuk mengecek noise, detail wajah, dan tekstur. Ini bertujuaan supaya tidak ada bagian yang terlihat berlebihan saat tampil di feed.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, hasil edit foto Instagram akan terlihat lebih estetik, konsisten, dan profesional.