I Gede Merta Yoga Pratama bersama nelayan (instagram.com/mertayogapr)
Selain menampilkan titik koordinat posisi ikan berdasarkan jenisnya, aplikasi Fish Go juga menghadirkan informasi cuaca, informasi gelombang pasang surut, dan juga fitur darurat atau SOS yang langsung terhubung ke tim BPBD. Ada tiga jenis ikan yang dapat dideteksi keberadaannya lewat aplikasi Fish Go, yaitu baby tuna, lemuru, dan juga kenyar.
Untuk mengaksesnya, nelayan perlu login dan mengisi kolom pendaftaran diri disertai informasi kapal yang dipakai saat menangkap ikan. Bukan tanpa alasan, hal itu penting agar Fish Go dapat digunakan para nelayan kecil yang membutuhkan sehingga nelayan dengan kapal besar yang dapat merugikan nelayan kapal kecil tidak dapat mengakses titik koordinat ikan.
"Di-download oleh siapa pun Fish Go bisa, tetapi lokasi ikan tidak semua bisa menerima," ungkap Yoga.
Adanya aplikasi Fish Go pastinya menyuguhkan banyak manfaat bagi nelayan kecil, terutama peningkatan jumlah tangkapan ikan dari 60 kg per hari menjadi 120 kg per hari. Selain itu, waktu melaut juga menjadi lebih cepat. Pengeluaran biaya bahan bakar untuk melaut pun menjadi lebih hemat karena rute yang dilalui semakin aman karena adanya fitur informasi cuaca. Untuk aplikasinya sendiri, kini baru hadir untuk sistem operasi Android saja dan baru bisa digunakan optimal bagi nelayan di kawasan Bali.