Hard drive atau yang biasa disebut dengan HDD memang bisa bertahan cukup lama, tapi pada akhirnya tetap akan mengalami kerusakan dan biasanya kerusakan itu tidak akan datang tiba-tiba. Ada banyak tanda-tanda awal yang bisa kamu perhatikan sebelum HDD benar-benar mati, asalkan kamu tahu apa yang harus dicari. Berbeda dengan SSD yang tidak punya komponen bergerak, HDD bekerja secara mekanis, sehingga gejalanya pun bisa muncul dari dua sisi yaitu fisik dan software. Berikut beberapa tanda HDD akan rusak dan apa yang harus dilakukan.
Beberapa Tanda HDD akan Rusak dan Apa yang Harus Dilakukan

1. Fitur bawaan Windows melaporkan masalah HDD
Windows sebenarnya memiliki beberapa fitur bawaan untuk membantu mengecek apakah HDD mulai bermasalah. Salah satu cara paling mudah adalah lewat Command Prompt sebagai Administrator, lalu menjalankan perintah “wmic diskdrive get model, status” (tanpa tanda kurung). Jika hasilnya OK, kondisi HDD umumnya masih aman, tapi jika muncul Pred Fail, itu tandanya HDD berpotensi segera rusak. Sementara itu, status seperti Caution atau Unknown menunjukkan adanya masalah dan pemeriksaan detail mungkin perlu dilakukan dengan aplikasi pihak ketiga.
Selain itu, kapasitas HDD yang terbaca sangat tidak wajar di Disk Management (misalnya HD 1TB terdeteksi hanya berkapasitas beberapa MB atau bahkan 0 byte, juga bisa menjadi tanda kerusakan serius. Windows juga menyediakan CHKDSK untuk memindai error pada HDD. Cukup jalankan Command Prompt sebagai Administrator, jalankan perintah “chkdsk C:” (tanpa tanda kurung) lalu tekan Enter. Ganti huruf C jika ingin memeriksa partisi lain.
2. HDD memunculkan suara yang aneh
HDD memiliki beberapa komponen mekanis yang bisa rusak, terutama platter magnetik tempat data disimpan, read/write head yang membaca dan menulis data tanpa menyentuh permukaan platter, serta actuator motor yang menggerakkan head ke posisi yang tepat. Suara dengung namun stabil dan klik pelan yang sesekali masih tergolong normal, tetapi ada beberapa bunyi yang patut diwaspadai.
Jika HDD terus mengeluarkan bunyi klik berulang, biasanya itu menandakan head kesulitan menemukan jalur data sehingga lengan aktuator terus melakukan reset. Kondisi ini sering disebut “click of death”. Yang jauh lebih berbahaya adalah suara gesekan atau decitan, karena sering kali itu berarti head sudah menyentuh platter dan mengikis permukaannya, jadi HDD harus segera dimatikan dan dilepas.
3. File-mu menjadi tidak bisa diakses
HDD yang mulai rusak biasanya menunjukkan gejala lewat masalah pada file dan aplikasi, misalnya file membutuhkan waktu lama ketika dibuka, ada file yang tiba-tiba hilang atau file yang tadinya normal mendadak rusak dan tidak bisa diakses. Meskipun begitu, tanda-tanda ini belum tentu langsung berarti HDD bermasalah karena bisa juga disebabkan oleh malware atau gangguan lain.
Beberapa peringatan yang lebih spesifik adalah munculnya error pada HDD seperti CRC failure atau pesan S.M.A.R.T. Hard Disk Error 301. Selain itu, performa PC umumnya ikut menurun, booting menjadi semakin lama atau bahkan HDD bisa sampai tidak terbaca sama sekali sehingga Windows gagal booting. Jika ingin memastikan, coba sambungkan HDD ke PC lain atau gunakan enclosure untuk mengecek HDD internal secara eksternal.
4. Melakukan backup rutin sangat disarankan
Cara terbaik untuk menghadapi risiko HDD rusak adalah dengan rutin melakukan backup, karena seberapa pun hati-hatinya pemakaian, HDD pada akhirnya tetap bisa bermasalah akibat aus secara mekanis dan munculnya bad sector dari waktu ke waktu. Maka dari itu, simpan data atau file penting di lebih dari satu tempat agar tidak hilang begitu saja.
Jika HDD mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan fisik, sebaiknya segera hentikan pemakaian dan jangan mencoba menyalin file atau menjalankan aplikasi tertentu untuk memperbaiki HDD sendiri, karena itu justru bisa memperparah kondisi dan membuat data semakin sulit dipulihkan. Jika datanya benar-benar penting, pilihan paling aman adalah menghubungi layanan recovery data profesional.
Demikian tadi ulasan mengenai beberapa tanda HDD akan rusak dan apa yang harus dilakukan. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan bisa membantumu lebih waspada terhadap tanda-tanda HDD yang akan rusak.