Konsep kedaulatan digital kini semakin relevan, terutama bagi organisasi yang bergantung pada infrastruktur digital dalam menjalankan operasionalnya di tengah pesatnya transformasi digital.
Menurut IBM, kedaulatan digital dimaknai sebagai kemampuan organisasi untuk memanfaatkan teknologi canggih sesuai dengan ketentuan mereka sendiri. Dalam praktiknya, hal ini mencerminkan tingkat kendali penuh atas aset digital yang digunakan dalam berbagai aktivitas bisnis.
Seiring berkembangnya ekosistem digital global, diskusi lama tentang “di mana data berada” mulai bergeser. Kini, fokus utama beralih pada bagaimana organisasi dapat memastikan kedaulatan digital yang dapat diverifikasi, sehingga kontrol dan keamanan data tetap terjaga di tengah kompleksitas teknologi modern.
