Sekitar 3 tahun lalu, kecerdasan buatan (AI) sangat identik menggunakan ChatGPT. Asisten AI tersebut bahkan sempat melekat di ingatan setiap orang seolah-olah menjadi satu-satunya asisten AI yang ada di dunia. Namun, kini situasinya cenderung berbalik. Saat ini, ChatGPT justru kesulitan mengimbangi laju perkembangan Google Gemini yang sangat strategis.
Google menunjukkan strategi yang brilian. Alih-alih hanya meniru fitur ChatGPT, mereka justru memanfaatkan keunggulan mutlak miliknya seperti mengelola infrastruktur kehidupan digital setiap orang. Melalui model yang lebih cerdas dan integrasi yang mendalam di seluruh platform Android, Search, dan Workspace, Google menjadikan AI hadir di setiap lini kehidupan manusia. Lantas, seperti apa strategi dari Google untuk kurangi dominasi ChatGPT? Berikut lima cara Google untuk memenangkan persaingan AI dengan ChatGPT.
