Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf, memberikan sambutan di G4ID. (Dok. Google Indonesia)
Indonesia sebenarnya memiliki alat untuk memerangi misinformasi, yaitu situs Cek Fakta (cekfakta.com). Diluncurkan pada 2018, Cek Fakta adalah proyek pengecekan fakta yang melibatkan Google News Initiative, Asosiasi Media Siber Indonesia, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia, hingga Aliansi Jurnalis Independen.
Menjelang pemilu 2019, Cek Fakta berkolaborasi dengan MAFINDO, FITRA, Auriga, dan Institute for Energy Economics and Financial Analysis mengundang jurnalis dari 17 media. Kegiatan ini untuk mengecek fakta mengenai informasi infrastruktur, energi, ketahanan pangan, dan lingkungan hidup selama debat capres dan cawapres.
Setahun berikutnya, Cek Fakta memperluas jaringannya ke 21 provinsi untuk memastikan pemilihan kepala daerah pada Desember 2020 berjalan tanpa misinformasi. Pada 2021, Cek Fakta menggandeng Pulih Foundation, Dart Center Asia Pacific dan GNI Indonesia Training Network untuk meneliti trauma yang dialami jurnalis selama pandemik COVID-19.