Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Fitur Komunikasi di Roblox Kids Dihilangkan
Nicky Jackson Colaco, VP Global Public Policy Roblox (IDN Times/Misrohatun)
  • Roblox mematuhi PP No.17 Tahun 2025 tentang perlindungan anak digital, mengikuti jejak platform besar lain seperti YouTube dan TikTok.
  • Sebanyak 23 juta akun pengguna di bawah 16 tahun di Indonesia akan otomatis dialihkan ke Roblox Kids atau Roblox Select dengan pembatasan fitur obrolan.
  • Verifikasi wajah berbasis video diterapkan untuk menentukan usia pengguna, tanpa menyimpan data wajah demi menjaga privasi dan keamanan anak-anak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Roblox menjadi platform terakhir berisiko tinggi yang mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS), menyusul YouTube, TikTok, Instagram, Threads, Facebook, X dan Bigo Live. Menurut Roblox, regulasi ini akan melindungi keluarga di Indonesia.

"Ini adalah salah satu perlindungan paling ketat yang kami tawarkan di seluruh dunia dan ini diterapkan di Indonesia. Hal ini terjadi setelah diskusi panjang dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan kami berterima kasih atas kemitraan dan diskusi yang berkelanjutan serta komitmen bersama kami dalam melindungi anak-anak Indonesia," ujar Nicky Jackson Colaco, VP Global Public Policy Roblox.

Desain khusus untuk user Indonesia

Roblox diketahui merilis 'Roblox Kids' dan 'Roblox Select' untuk pengguna di bawah usia 16 tahun. Meski diatur untuk pengguna global, namun perusahaan merancang desain khusus untuk user Tanah Air dengan katalog game yang sangat terbatas berdasarkan budaya dan norma di Indonesia.

"Kami akan memulai proses transisi otomatis 23 juta akun pengguna di bawah usia 16 tahun di Indonesia ke akun Roblox Kids atau Roblox Select. Sebagai langkah awal kami telah mewajibkan verifikasi wajah untuk membatasi akses obrolan," jelas Nicky.

Praktis user yang belum melakukan verifikasi ditempatkan di akun Roblox Kids dan tidak memiliki akses obrolan. Sedangkan Roblox Select untuk usia 13 hingga 15 tahun tidak akan diizinkan sama sekali mengobrol dengan orang asing. Orang tua tidak perlu melakukan tindakan apapun untuk mendapatkan perlindungan bagi anak-anak di Indonesia.

Teknologi yang digunakan

ilustrasi Roblox (roblox.com)

Nicky menjelaskan bahwa tools pengenalan wajah ini berupa alat sederhana yang berbasiskan teknologi video. Pengguna hanya perlu mengikuti instruksi di layar, seperti menggerakkan wajah ke arah kanan dan kiri dan akan secara otomatis memastikan usia user.

"Sangat sederhana, dan alat ini akan menempatkan pengguna dalam kategori usia. Kami menyukai alat ini karena sangat akurat dan karena sangat, sangat aman bagi pengguna. Dari segi data, jadi ini alat yang sangat sederhana dan kami berharap lebih banyak orang menggunakannya di Indonesia," imbuhnya.

Dia juga mengklaim bahwa Roblox tidak menyimpan data wajah pengguna setelah mereka melakukan verifikasi. Sehingga user dan orang tua tidak perlu takut data sensitif disimpan oleh perusahaan.

Editorial Team