Google kembali memperkenalkan inovasi berbasis kecerdasan buatan atau AI bertajuk Gemini Omni dalam ajang tahunan Google I/O 2026 yang digelar di Mountain View, California, Amerika Serikat pada Selasa (19/5/2026) waktu setempat atau Rabu (20/5/2026) waktu Indonesia. Google menyebut Gemini Omni sebagai model any-to-any, yakni AI yang mampu menerima berbagai format input seperti teks, video, audio, dan gambar untuk kemudian diubah menjadi konten baru.
Namun, tidak semua orang menyambut peluncuran tersebut secara antusias. Sebagian publik mulai menunjukkan rasa jenuh terhadap melimpahnya konten AI yang semakin memenuhi internet dan media sosial. Tak heran jika kehadiran Gemini Omni kembali memantik perdebatan soal apakah dunia digital benar-benar membutuhkan lebih banyak alat pembuat konten berbasis AI.
