Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi logo aplikasi Instagram di smartphone
ilustrasi logo aplikasi Instagram di smartphone (unsplash.com/Brett Jordan)

Intinya sih...

  • Fitur baru Instagram masih dalam tahap uji coba internal

  • Fitur baru ini meningkatkan pengaturan privasi pengguna

  • Fitur serupa sudah ada di Snapchat

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Instagram tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus diri mereka sendiri dari daftar Close Friends milik pengguna lain. Meta mengonfirmasi pengembangan fitur tersebut pada Jumat (30/1/2026). Laporan TechCrunch menyebutkan, fitur ini masih berada dalam tahap awal pengembangan dan belum diuji secara publik.

Close Friends adalah fitur privasi Instagram yang digunakan untuk membagikan Stories dan konten tertentu kepada audiens terbatas. Fitur ini pertama kali diluncurkan pada 2018 dan kerap digunakan untuk membagikan konten yang bersifat lebih personal tanpa terlihat oleh seluruh pengikut.

Sejak pertama kali diperkenalkan, Instagram tidak menyediakan opsi bagi pengguna untuk keluar secara mandiri dari daftar Close Friends orang lain. Jika seorang pengguna dimasukkan ke dalam daftar tersebut, ia akan terus menerima konten Close Friends hingga pemilik akun menghapusnya secara manual.

1. Fitur masih dalam tahap uji coba internal

ilustrasi tampilan aplikasi Instagram di smartphone (pexels.com/Brian Ramirez)

Keberadaan fitur baru ini pertama kali diungkap oleh Alessandro Paluzzi, seorang reverse engineer yang kerap membocorkan fitur media sosial yang masih dalam tahap pengembangan. Paluzzi menemukan prototipe fitur tersebut dalam versi internal aplikasi Instagram dan membagikan tangkapan layarnya ke publik. Temuan ini menunjukkan bahwa Instagram tengah menguji opsi baru terkait pengelolaan daftar Close Friends.

Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan, Instagram akan menampilkan pemberitahuan kepada pengguna yang ingin keluar dari daftar Close Friends seseorang. Dalam pemberitahuan tersebut dijelaskan bahwa setelah keluar, pengguna tidak bisa lagi melihat konten Close Friends dari akun terkait, kecuali jika ditambahkan kembali oleh pemilik akun. Meta menegaskan bahwa fitur ini masih berupa prototipe internal dan belum ada kepastian kapan akan dirilis ke publik.

2. Meningkatkan pengaturan privasi pengguna

ilustrasi pengguna mengakses aplikasi Instagram di smartphone (freepik.com/jannoon028)

Jika fitur ini dirilis, opsi tersebut berpotensi memberikan kendali tambahan bagi pengguna dalam mengelola pengalaman mereka di Instagram. Bagi sebagian orang, berada dalam daftar Close Friends tidak selalu diinginkan, terutama ketika hubungan dengan pemilik akun berubah atau tidak lagi sedekat sebelumnya. Opsi untuk keluar secara mandiri memudahkan pengguna mengatur batasan privasi sesuai kebutuhan masing-masing.

Meta menilai fitur ini juga dapat memunculkan dinamika sosial tersendiri. Keluar dari daftar Close Friends seseorang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau rasa tidak nyaman. Meski begitu, langkah ini menunjukkan upaya Instagram untuk memberi pengguna kebebasan lebih besar dalam menentukan konten yang ingin mereka konsumsi.

3. Fitur serupa sudah ada di Snapchat

ilustrasi aplikasi Snapchat di smartphone (pexels.com/Pixabay)

Fitur serupa sebenarnya sudah lebih dulu tersedia di Snapchat. Platform tersebut memungkinkan pengguna menghapus diri sendiri dari Private Story seseorang, sehingga mereka tidak lagi menerima konten yang dibagikan secara terbatas. Kehadiran opsi ini dinilai memberi fleksibilitas lebih dalam pengelolaan privasi, dan Instagram tampaknya mengikuti pendekatan serupa untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna yang makin beragam.

4. Instagram kembangkan layanan langganan premium

ilustrasi ikon WhatsApp, Facebook, dan Instagram di layar smartphone (pexels.com/Brett Jordan)

Selain pembaruan pada fitur Close Friends, Instagram juga sedang mengembangkan berbagai fitur baru lainnya. Meta sebelumnya mengonfirmasi rencana pengujian layanan langganan berbayar yang mencakup Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Paluzzi membagikan bocoran terkait kemungkinan fitur dalam langganan premium Instagram, termasuk kemampuan membuat daftar audiens tanpa batas, melihat akun yang tidak mengikuti kembali, serta menonton Stories tanpa diketahui pemiliknya.

Meta menyatakan bahwa tujuan langganan ini adalah memberikan akses ke fitur tambahan dan kendali lebih besar bagi pengguna, tanpa menghilangkan pengalaman inti yang tetap tersedia secara gratis. Perusahaan juga menyebutkan akan menguji berbagai paket dan fitur, sehingga tiap aplikasi bisa menawarkan langganan dengan fitur eksklusif yang berbeda.

Hingga kini, Meta belum mengungkapkan kapan fitur hapus diri sendiri dari daftar Close Friends orang lain bakal tersedia untuk seluruh pengguna Instagram. Pengguna pun diminta menunggu pembaruan resmi dari Meta terkait peluncuran fitur tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team