Tradisi membagikan uang baru kepada keluarga, anak-anak, hingga kerabat saat Lebaran masih menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Indonesia. Tak heran jika kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil biasanya meningkat tajam menjelang Idulfitri. Karena itu, layanan penukaran uang selalu ramai diminati setiap tahun, baik melalui perbankan maupun layanan khusus yang disediakan Bank Indonesia (BI). Fenomena ini terlihat ketika banyak masyarakat mulai mencari cara memeroleh uang pecahan baru menjelang hari raya.
Untuk mempermudah proses tersebut, Bank Indonesia telah menghadirkan layanan penukaran uang secara daring melalui aplikasi Pintar BI. Melalui platform ini, masyarakat dapat memesan jadwal penukaran terlebih dahulu sehingga prosesnya lebih tertib tanpa harus mengantre lama di lokasi layanan. Namun, tidak sedikit kas keliling masih diburu meski ada aplikasi Pintar BI. Lantas, mengapa layanan kas keliling BI masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk menukarkan uang baru? Berikut penjelasannya.
