Menggunakan emoji dan emoticon sebenarnya gampang, tapi kalau dipakai sembarangan bisa bikin pesanmu disalahartikan. Biar makin tepat penggunaannya, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti.
Sesuaikan dengan konteks percakapan
Emoji dan emoticon paling aman dipakai untuk percakapan santai. Kalau kamu sedang mengobrol dengan teman atau keluarga, pakai emoji apa pun bebas saja. Namun saat chat dengan atasan, dosen, atau klien, pilih emoji yang lebih netral.
Hindari memakai emoji terlalu banyak
Terlalu banyak emoji bisa membuat pesan terlihat tidak profesional, berlebihan, atau bahkan spam. Gunakan hanya untuk menekankan ekspresi tertentu.
Perhatikan platform yang dipakai lawan bicara
Emoji bisa tampil berbeda di iOS, Android, atau WhatsApp. Kalau pesanmu soal emosi yang sensitif, pilih emoji yang universal supaya maknanya tidak berubah di perangkat lain.
Pilih emoticon saat ingin gaya simpel
Kalau ingin simpel, emoticon seperti :-) atau T_T cocok digunakan. Ini juga aman di platform jadul atau aplikasi yang tidak mendukung emoji.
Gunakan emoji yang artinya jelas
Beberapa emoji punya arti ganda. Misalnya emoji buah-buahan tertentu bisa bermakna lain di internet. Pilih emoji yang jelas maknanya agar pesanmu tidak disalahpahami.
Seimbangkan teks dan emoji
Emoji sebaiknya mendukung pesanmu, bukan menggantikannya. Gunakan emoji untuk memperjelas emosi dalam kalimat, bukan sebagai pengganti seluruh isi chat.