Teknologi face recognition atau pengenalan wajah semakin sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari membuka kunci smartphone, check-in di bandara, hingga sistem keamanan publik, teknologi ini hadir dengan janji efisiensi dan keamanan yang lebih tinggi. Face recognition bekerja dengan algoritma berbasis Artificial Intelligence (AI) dan machine learning yang menganalisis ciri khas wajah seseorang. Sistem ini memetakan pola unik, seperti jarak antar mata, bentuk rahang, hingga struktur tulang wajah untuk mengidentifikasi identitas seseorang dari foto atau video.
Namun, di balik kecanggihannya, teknologi ini juga memicu perdebatan besar. Apakah benar-benar aman? Apakah privasi kita tetap terlindungi? Yuk, kita bahas pro dan kontra penggunaan face recognition secara lebih mendalam.
