Ilustrasi Android (Unsplash/Daniel Romero)
Meskipun fokusnya sejauh ini adalah pada pencegahan dan pemulihan pasca pencurian, Android 15 melangkah lebih jauh dengan memperkenalkan peningkatan keamanan tambahan yang dirancang untuk melindungi pengguna dari ancaman yang lebih luas.
Peningkatan ini akan diluncurkan sepanjang tahun melalui pembaruan Android 15 dan layanan Google Play Store.
1. Deteksi ancaman di Google Play: Aplikasi berbahaya dapat menimbulkan risiko yang signifikan. Android 15 memanfaatkan AI untuk mendeteksi perilaku mencurigakan dalam aplikasi yang diinstal.
Setelah terdeteksi, tim keamanan Google akan menyelidiki dan memperingatkan pengguna yang terpengaruh. Pendekatan proaktif ini membantu mengidentifikasi dan mengatasi potensi pelanggaran keamanan.
2. Menjaga Kode Sekali Pakai/One-time Password (OTP): OTP jadi salah satu bentuk verifikasi yang sangat penting untuk login yang aman. Untuk mencegahnya jatuh ke tangan yang salah, Android 15 memastikan kode-kode ini tidak lagi muncul di notifikasi aplikasi, sehingga tidak dapat diakses oleh calon penipu.
3. Memperkuat pengaturan terbatas: Izin seluler tertentu sangat sensitif, karena memberikan akses ke data pengguna yang berharga. Android 15 memperkuat pembatasan pada izin ini, sehingga lebih sulit bagi pelaku kejahatan untuk mengeksploitasi kerentanan.
4. Memerangi rekayasa sosial: Penipuan rekayasa sosial sering kali menipu pengguna agar membagikan layar ponsel mereka.
Untuk mengatasi hal ini, Android 15 memperkenalkan fitur yang dapat mencegah layar menampilkan informasi sensitif seperti nama pengguna, kata sandi, atau detail kartu kredit saat diminta untuk memasukkan.
5. Peringatan terhadap jaringan tidak terenkripsi: Keamanan data selama komunikasi jadi hal yang terpenting. Pada perangkat yang kompatibel, Android 15 dapat memperingatkan pengguna jika mereka terhubung ke jaringan telepon yang tidak terenkripsi, yang berisiko panggilan dan pesan dimata-matai.
Hal ini memberdayakan pengguna untuk membuat keputusan berdasarkan informasi mengenai penggunaan jaringan.
6. Alat pengembang untuk peningkatan keamanan: Developer akan mendapat manfaat dari alat baru yang dapat mendeteksi perekaman layar atau kontrol perangkat yang tidak sah.
Selain itu, alat ini dapat memverifikasi aktivitas Google Play Protect dan mengonfirmasi tidak adanya malware di perangkat pengguna sebelum mengizinkan tindakan sensitif dalam aplikasi tertentu, seperti aplikasi perbankan.