Sebuah analisis terbaru dari Kaspersky mengungkap bahwa sebagian besar kata sandi yang berhasil dibobol memiliki akhiran angka. Dari 231 juta kata sandi unik yang bocor dalam berbagai insiden kebocoran data sepanjang 2023 hingga 2026, lebih dari separuh ternyata menggunakan pola sederhana seperti menambahkan angka di awal atau akhir kata sandi. Pola ini dinilai sangat rentan terhadap serangan brute force maupun serangan berbasis AI.
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa sekitar 68% kata sandi modern dapat diretas hanya dalam waktu kurang dari satu hari. Padahal, dalam beberapa tahun terakhir banyak layanan digital telah menerapkan aturan keamanan yang lebih ketat, seperti mewajibkan minimal 10 karakter, kombinasi huruf kapital, angka, hingga simbol khusus.
Namun, hasil analisis menunjukkan bahwa mengikuti aturan dasar tersebut saja ternyata belum cukup untuk menjamin keamanan akun pengguna.
Melihat tren ini, para ahli Kaspersky menekankan pentingnya membuat kata sandi yang benar-benar unik dan kompleks. Tidak hanya panjang, kata sandi juga perlu menghindari pola umum, kata populer, maupun kombinasi angka sederhana.
