Di dunia maya, perundungan (bullying) sering terjadi. Berbicara soal platform berbagi video dan media sosial YouTube, netizen tak bertanggung jawab merundung dengan cara memenuhi kolom komentar dengan hinaan atau membombardir tombol tidak suka (dislike). Semua demi membuat sang YouTuber merasa merana.
Oleh karena itu, pada Rabu (10/11/2021) kemarin, anak perusahaan Google tersebut menggelontorkan pembaruan eksperimental terhadap tombol dislike. Dengan pembaruan tersebut, netizen tak akan bisa melihat jumlah dislike lagi.
