Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Ciri-ciri Kaca Depan Mobil Aus, Nyetir Jadi Gak Aman
ilustrasi wiper mobil (unsplash.com/Haberdoedas)
  • Kaca depan mobil yang aus ditandai retakan kecil atau pecahan yang bisa cepat membesar akibat benturan dan perubahan cuaca, sehingga perlu dicek rutin untuk menjaga keselamatan.
  • Lubang mikro dan goresan halus dari pasir atau wiper lama bikin pandangan silau dan berisiko saat malam hari, jadi penting ganti wiper secara berkala serta hindari pembersih abrasif.
  • Tanda lain kaca aus termasuk wiper tidak bekerja maksimal dan suara angin masuk ke kabin karena segel longgar, yang bisa mengurangi kenyamanan serta keamanan berkendara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu rajin bersihin kaca depan mobil, tapi udah beneran merhatiin tanda-tanda ausnya belum? Kerusakan kaca depan biasanya mulai dari hal kecil yang samar. Tapi kalau dibiarin, bisa ngerusak keselamatan, bikin pandangan kabur, sampai kena masalah hukum.

Banyak pengemudi gak sadar kalau goresan halus atau buram tipis itu awal dari masalah besar. Padahal kaca depan itu komponen vital buat nyetir aman. Makanya, penting buat kamu kenal tanda-tandanya dari sekarang. Yuk, simak berikut ini tentang ciri-ciri kaca depan mobil aus yang perlu kamu ketahui!

1. Kerusakan dan retakan yang terus membesar

ilustrasi wiper kaca mobil (unsplash.com/NxJaxxx Le)

Salah satu tanda paling umum kaca depan mulai aus adalah munculnya retakan dan pecahan kecil. Penyebabnya bisa dari kerikil di jalan, benturan di parkiran, atau puing di area proyek. Kerusakan yang awalnya sepele itu bisa cepat banget berubah jadi bahaya besar.

Bahkan retakan kecil aja bisa melebar karena perubahan cuaca atau tekanan. Biar retakan gak muncul, jaga jarak aman dari mobil depan kamu, apalagi truk yang gampang nyipratin batu. Cek kaca depan secara rutin, terutama habis jalan jauh atau pas musim pembangunan lagi rame.

2. Lubang dan goresan mikro akibat penggunaan sehari-hari

ilustrasi wiper mobil (unsplash.com/Dylan Michaud)

Lubang kecil di kaca depan tanda aus yang sering luput. Bekas bopeng ini muncul karena pasir, kerikil, dan gesekan wiper bertahun-tahun. Biasanya kejadian di kaca depan yang udah tua, apalagi kalau kamu sering lewat tol.

Permukaan yang terkikis bikin sinar lampu dan matahari nyebar, lalu muncul silau yang bikin mata cepat capek. Lubang itu juga ganggu pandangan malam hari karena cahaya mobil lawan arah mantul dan bikin silau parah. Biar gak makin parah, rajin ganti wiper yang aus dan hindari pembersih abrasif di kaca depan kamu.

3. Kinerja wiper kaca depan yang buruk

ilustrasi wiper mobil (unsplash.com/Roman Petrov)

Kamu udah ganti wiper kaca depan tapi masih ada goresan, lompatan, atau bunyi berderak? Kalau iya, masalahnya mungkin bukan di wipernya. Bisa jadi permukaan kacanya yang melengkung, aus gak rata, atau ketutup lapisan kotoran membandel.

Kondisi itu bikin wiper gak nempel sempurna ke kaca. Alhasil, fungsinya jadi gak maksimal meski bilahnya baru. Jadi, cek juga kondisi kaca depan kamu, bukan cuma wipernya aja.

4. Angin masuk ke dalam mobil

ilustrasi wiper mobil (unsplash.com/Alp Duran)

Salah satu tanda aneh yang nunjukin kaca depan kamu perlu dicek adalah kabin jadi berisik. Kalau suara angin atau suara jalan tiba-tiba lebih kencang dari biasanya, bisa jadi segel kaca depan kamu udah rusak. Segel yang longgar bikin kelembapan masuk, AC jadi gak maksimal, dan perlindungan pas tabrakan juga berkurang.

Kerusakan ini bisa muncul habis servis yang kurang bagus atau memang karena faktor usia. Kalau kamu ngerasain hembusan angin atau dengar suara aneh pas nyetir, langsung cek kaca depannya. Soalnya kalau dibiarin, masalahnya bakal makin parah ke depannya.

Itu tadi ciri-ciri kaca depan mobil yang aus dan bikin nyetir jadi bahaya. Mulai dari retakan kecil, bopeng halus, sampai suara angin yang masuk ke kabin. Semua tanda itu gampang luput kalau kamu gak teliti. Padahal kaca depan yang rusak bisa ganggu jarak pandang dan keselamatan. Jadi, cek rutin dan ganti kalau udah parah biar perjalanan kamu tetap aman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team