Mengganti velg standar dengan velg aftermarket sering dianggap sebagai cara mudah untuk membuat tampilan mobil terlihat lebih menarik. Banyak pemilik mobil rela mengeluarkan biaya yang gak sedikit demi memperoleh desain velg yang lebih sporty, elegan, atau berkarakter. Meski begitu, perubahan tersebut ternyata gak selalu berdampak positif saat mobil akhirnya dijual sebagai unit bekas.
Di pasar mobil bekas, nilai jual kendaraan dipengaruhi oleh banyak faktor, bukan hanya penampilan luar semata. Kondisi mesin, riwayat perawatan, hingga kesesuaian spesifikasi dengan kebutuhan calon pembeli justru sering menjadi pertimbangan utama. Karena itu, penting memahami alasan velg aftermarket gak selalu mampu mendongkrak harga jual mobil bekas sebelum memutuskan melakukan modifikasi, yuk simak.
