Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penjualan Mobil Naik, GIIAS 2026 Optimistis Dongkrak Industri

Penjualan Mobil Naik, GIIAS 2026 Optimistis Dongkrak Industri
Toyota Urban Cruiser di GIIAS 2025 (IDN Times/Fadhliansyah)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Penjualan mobil domestik naik 15,8 persen dan ekspor kendaraan tumbuh signifikan pada paruh pertama 2026, menandakan kinerja positif industri otomotif nasional.
  • GAIKINDO menilai Indonesia kini bukan hanya pasar otomotif, tapi juga pusat produksi dan pengembangan kendaraan di kawasan dengan meningkatnya partisipasi merek di GIIAS 2026.
  • Penyelenggaraan GIIAS 2026 diharapkan menjaga momentum pertumbuhan industri otomotif lewat kehadiran lebih dari 65 merek serta dorongan investasi dan adopsi teknologi baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Industri otomotif Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang paruh pertama 2026. Pertumbuhan penjualan domestik, ekspor kendaraan, hingga produksi nasional menjadi modal penting bagi penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang akan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

Data GAIKINDO mencatat penjualan mobil domestik pada Januari-Mei 2026 mencapai 436.564 unit atau meningkat 15,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, ekspor mobil utuh hingga Juni 2026 juga tumbuh 7,7 persen, sementara ekspor komponen melonjak lebih dari dua kali lipat secara tahunan.

1. Pertumbuhan pasar jadi sinyal positif

IMG_4611.jpeg
Suzuki e-Vitara di GIIAS 2025 (IDN Times/Fadhliansyah)

Kinerja pasar otomotif yang terus membaik menjadi salah satu alasan GAIKINDO optimistis terhadap penyelenggaraan GIIAS tahun ini. Selain penjualan yang meningkat, produksi kendaraan roda empat nasional pada kuartal I-2026 juga tumbuh sekitar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menilai capaian tersebut menunjukkan industri otomotif Indonesia masih memiliki daya saing yang kuat, baik di pasar domestik maupun internasional.

“Kemajuan yang dicapai oleh industri otomotif kita saat ini sangat menggembirakan, terutama dari kuatnya angka produksi domestik dan performa ekspor yang terus terjaga,” kata Putu Juli Ardika, Senin (13/7/2026).

2. Indonesia dinilai bukan hanya pasar otomotif

3d95fbdf-4bcb-4f6a-95e1-99581a904417.jpeg
Seres 3 di GIIAS 2025 (Seres)

Menurut Putu, tingginya minat produsen otomotif mengikuti GIIAS 2026 menjadi bukti bahwa Indonesia semakin diperhitungkan sebagai pusat pengembangan industri kendaraan di kawasan.

Ia menegaskan Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar penjualan kendaraan, tetapi juga memiliki peran penting sebagai basis produksi untuk mendukung pengembangan industri otomotif masa depan.

“Pameran GIIAS 2026 kali ini diikuti merek yang lebih banyak, lebih lengkap, tidak hanya menunjukkan besarnya pameran internasional ini, namun juga menjadi indikator kepercayaan bagi para pelaku industri terhadap potensi industri otomotif nasional,” tegas Putu.

3. GIIAS diharapkan menjaga momentum industri

IMG_4648.jpeg
Subaru Forester generasi keenam di GIIAS 2025 (IDN Times/Fadhliansyah)

GAIKINDO berharap penyelenggaraan GIIAS 2026 dapat menjadi penggerak pertumbuhan industri otomotif nasional pada semester kedua tahun ini.

Dengan kehadiran lebih dari 65 merek kendaraan dan ratusan perusahaan industri pendukung, pameran ini diharapkan mampu mendorong investasi, mempercepat adopsi teknologi baru, sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap produk otomotif.

“Semakin banyak merek kendaraan bermotor yang bergabung di GIIAS membuat informasi perkembangan industri yang disajikan jadi jauh lebih lengkap. Kami yakin penyelenggaraan GIIAS dapat semakin mendorong industri otomotif di Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang,” tambah dia.

Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More