Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Audi Tantang Xiaomi YU7 Lewat SUV Listrik E7X
Tampilannya gagah (Dok. Carnewschina)
  • Audi dan SAIC resmi meluncurkan SUV listrik E7X di China tanpa logo empat cincin, menandai langkah strategis memperkuat posisi di segmen kendaraan listrik premium menghadapi Xiaomi YU7.
  • E7X dijual mulai 269.800 yuan dengan lima varian, menawarkan kabin berteknologi tinggi seperti layar 27 inci, kursi pijat, sistem audio Bose 26 speaker, serta fitur kenyamanan lengkap.
  • Dibangun dengan arsitektur 900V dan baterai CATL, E7X memiliki tenaga hingga 670 dk, jarak tempuh maksimal 751 km, serta teknologi canggih seperti LiDAR dan chip Nvidia Orin X.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Audi bersama mitra lokalnya, SAIC, resmi memulai penjualan SUV listrik Audi E7X di pasar China. Model ini menjadi produk kedua dari sub-brand Audi yang dibuat khusus untuk konsumen China dan hadir tanpa logo empat cincin khas Audi.

Berdasarkan informasi di Carnewschina, peluncuran E7X sekaligus menjadi langkah lanjutan Audi untuk memperkuat posisinya di segmen kendaraan listrik premium yang kini semakin kompetitif, terutama dengan kehadiran Xiaomi YU7 yang tengah menjadi sorotan di pasar domestik.

1. Harga lebih murah dari saat pre-sale

Audi E7X siap menantang YU7 (Dok. Carnewschina)

Audi E7X resmi dipasarkan mulai 269.800 yuan atau sekitar Rp713 jutaan. Angka tersebut lebih rendah 20 ribu yuan dibandingkan dengan harga pre-sale yang diumumkan sebelumnya.

SUV listrik ini hadir dalam lima varian dengan rentang harga hingga 359.800 yuan atau Rp950 jutaan. Strategi pemangkasan harga tersebut menunjukkan keseriusan Audi untuk bersaing dengan pemain lokal yang agresif menawarkan teknologi tinggi dengan harga kompetitif. Model ini diposisikan sebagai rival langsung Xiaomi YU7 yang saat ini menjadi salah satu SUV listrik paling populer di China.

2. Dimensi bongsor dan kabin sarat teknologi

Interior Audi E7X terasa sangat futuristik (Dok. Carnewschina)

Audi E7X memiliki panjang 5.049 mm, lebar 1.997 mm, tinggi 1.710 mm, serta wheelbase mencapai 3.060 mm. Ukurannya bahkan sedikit lebih besar dibanding Audi Q8.

Masuk ke dalam kabin, pengguna disambut oleh layar utama berukuran 27 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital 12,3 inci. Audi juga menyediakan opsi spion digital lengkap dengan layar tambahan untuk pengemudi dan penumpang depan.

Fitur kenyamanan menjadi salah satu nilai jual utama. Jok depan sudah dilengkapi dengan pemanas, ventilasi, serta fungsi pijat. Penumpang belakang mendapat kursi elektrik, layar hiburan 21,4 inci di plafon, hingga kulkas terintegrasi. Sistem audio Bose dengan 26 speaker juga menjadi perlengkapan standar pada varian tertentu.

3. Tenaga puncaknya 670 dk dan jarak tempuh 751 km

Audi E7X cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan (Dok. Carnewschina)

Mobil ini dibangun menggunakan arsitektur 900V dan memakai baterai NMC dari CATL. Varian penggerak roda belakang menghasilkan tenaga 300 kW atau sekitar 402 dk dengan jarak tempuh hingga 705 km.

Untuk konsumen yang mengutamakan efisiensi, tersedia versi long range dengan baterai 109 kWh yang mampu menempuh hingga 751 km berdasarkan standar CLTC.

Sementara itu, varian tertinggi mengusung dua motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 500 kW atau sekitar 670 dk. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya 3,9 detik. Audi juga membekali E7X dengan suspensi udara adaptif, rear-wheel steering, sensor LiDAR, serta chip Nvidia Orin X untuk mendukung sistem bantuan berkendara canggih berbasis teknologi Momenta.

Editorial Team

Related Article