Kebiasaan mengemudi dengan satu tangan di posisi arah jam 12 atau bagian atas setir sering kali dianggap sebagai gaya yang santai dan nyaman. Banyak pengemudi tidak menyadari bahwa estetika berkendara seperti ini menyimpan risiko fatal yang dapat mengubah fitur keselamatan mobil menjadi senjata yang menyerang balik tubuh sendiri.
Kenyamanan semu tersebut mengabaikan prinsip kerja sistem keselamatan pasif kendaraan yang dirancang dengan perhitungan milidetik. Ketika situasi darurat memaksa sistem pelindung bekerja, posisi tangan yang tidak ideal serta penggunaan aksesori tangan yang mencolok dapat memicu cedera serius yang sebenarnya bisa dihindari dengan edukasi yang tepat.
