Perdebatan mengenai mana yang lebih merusak lingkungan antara mesin diesel dan mesin bensin telah berlangsung selama puluhan tahun. Secara visual, asap hitam yang terkadang keluar dari knalpot mobil diesel sering kali menciptakan persepsi bahwa mesin ini jauh lebih kotor dan berbahaya bagi kualitas udara dibandingkan mesin bensin yang asapnya cenderung tidak terlihat.
Namun, menilai tingkat polusi hanya berdasarkan tampilan fisik asap dapat memberikan kesimpulan yang kurang akurat. Setiap jenis bahan bakar memiliki karakteristik emisi yang berbeda, di mana masing-masing menyumbangkan polutan yang unik dengan dampak kesehatan dan lingkungan yang juga bervariasi, terutama seiring dengan kemajuan teknologi penyaringan udara pada kendaraan modern.
