Konstruksi jalan berbahan dasar beton semen saat ini semakin banyak digunakan di berbagai jalur utama dan jalan tol di indonesia. Pemilihan material ini dinilai sangat efektif oleh pemerintah karena memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dalam menahan beban kendaraan berat dibandingkan dengan aspal konvensional.
Namun, di balik keunggulan struktural tersebut, banyak pemilik kendaraan yang mengeluhkan bahwa mobil mereka menjadi lebih cepat rusak setelah sering melintasi jalur beton. Muncul sebuah anggapan kuat di masyarakat bahwa karakter jalan yang keras ini merupakan musuh utama bagi ketahanan komponen suspensi roda.
