Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bengkel Binaan Yayasan AHM Raup Omzet Rp7,9 Miliar Setahun

Bengkel Binaan Yayasan AHM Raup Omzet Rp7,9 Miliar Setahun
Bengkel binaan ini hadir lewat program AHYPP (Dok. AHM)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Sebanyak 24 bengkel binaan Yayasan AHM mencatat omzet total Rp7,9 miliar setahun dan menyerap 43 tenaga kerja, menunjukkan dampak ekonomi positif di berbagai daerah.
  • Yayasan AHM menggelar pelatihan lanjutan bagi 18 pemilik bengkel untuk memperkuat kemampuan teknis, kepemimpinan, komunikasi, digitalisasi, serta strategi pemasaran agar usaha lebih profesional.
  • Ketua Yayasan AHM menegaskan komitmen melahirkan wirausaha muda mandiri yang mampu memimpin tim dan mengembangkan bisnis berkelanjutan, disertai penghargaan bagi tiga bengkel terbaik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Di balik aktivitas perawatan sepeda motor, bengkel-bengkel binaan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) kini berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi di berbagai daerah.

Melalui program Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP), para pemilik bengkel tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mampu memperluas usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan, Yayasan AHM kembali menggelar pelatihan bagi pemilik bengkel binaan pada 25–26 Juni 2026 di Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kompetensi teknis maupun kewirausahaan agar para peserta mampu mengelola usaha secara lebih profesional dan berdaya saing.

1. Omzet bengkel binaan tembus Rp7,9 miliar dalam setahun

Perwakilan Yayasan Astra Honda Motor menyerahkan penghargaan kepada peserta program Astra Honda Youthpreneurship di Lampung.
Bengkel Binaan Yayasan AHM raih omzet miliaran (Dok. AHM)

Program pembinaan yang dijalankan Yayasan AHM menunjukkan hasil positif. Sepanjang satu tahun terakhir, sebanyak 24 bengkel binaan berhasil membukukan total omzet lebih dari Rp7,9 miliar.

Selain itu, keberadaan bengkel-bengkel tersebut juga telah menyerap 43 tenaga kerja di berbagai daerah.

Perkembangan usaha juga terlihat dari keberhasilan sejumlah bengkel membuka cabang baru. MAN Motor di Yogyakarta dan Bali Motor di Bali menjadi contoh bengkel binaan yang berhasil melakukan ekspansi.

Tak hanya itu, beberapa bengkel juga menjadi tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa SMK sehingga turut mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang otomotif.

Salah satu peserta program, pemilik Bengkel Bali Motor di Karangasem, Bali, Agus Eka Guncara Bisma, mengaku pendampingan yang diberikan Yayasan AHM membantu bisnisnya berkembang secara signifikan.

“Seiring perkembangan usaha, kami juga dapat membuka peluang kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk bagi siswa SMK almamater saya, SMK Negeri 1 Manggis, Karangasem, Bali,” ujar Agus, Sabtu (27/6/2026).

2. Pemilik bengkel dibekali kemampuan bisnis dan kepemimpinan

Bengkel AHASS Motor (Dok. IDN Times)
Bengkel AHASS Motor (Dok. IDN Times)

Selain meningkatkan kemampuan teknis, Yayasan AHM juga memperkuat aspek manajemen usaha melalui pelatihan lanjutan bertema “Tingkatkan Kapasitas, Menuju Bengkel Berkualitas.”

Sebanyak 18 pemilik bengkel binaan dari berbagai provinsi mengikuti pelatihan yang mencakup kepemimpinan, komunikasi, digitalisasi, hingga strategi pemasaran.

Peserta juga mengikuti Selling & Survival Challenge untuk mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama tim, dan keterampilan menjual secara langsung.

Tak hanya itu, mereka diajak melakukan studi lapangan ke Bengkel Arizal Service di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, guna mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan usaha bengkel.

Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya Yayasan AHM agar para pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.

3. Yayasan AHM ingin lahirkan wirausaha muda yang mandiri

ilustrasi bengkel AHASS (Dok. IDN Times)
ilustrasi bengkel AHASS (Dok. IDN Times)

Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan, keberhasilan sebuah bengkel tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mekanik, tetapi juga kapasitas pemilik usaha dalam memimpin tim dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

“Kami ingin para generasi muda pemilik bengkel binaan tidak hanya menjadi mekanik yang andal, tetapi juga menjadi wirausaha yang mampu memimpin tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, serta mengembangkan usahanya secara mandiri,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Yayasan AHM juga memberikan penghargaan kepada tiga bengkel binaan terbaik periode 2025–2026.

Bali Motor meraih Best Performance Tingkat Pramandiri, Arizal Service memperoleh Best Performance Tingkat Madya, sementara Zul Motor menerima penghargaan Best Compliance.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More