Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BYD Catat Penjualan 4,6 Juta Unit di 2025, Siap Hadapi 2026

BYD Catat Penjualan 4,6 Juta Unit di 2025, Siap Hadapi 2026
BYD juga bawa truk elektrik di JMS 2025 (BYD)
Intinya sih...
  • Kinerja penjualan BYD selama 2026: Sepanjang 2025, BYD berhasil menjual sekitar 4,55 juta unit kendaraan penumpang, naik sekitar 7,1 persen dibandingkan dengan 4,25 juta unit pada 2024. Penurunan penjualan tampak paling tajam pada bulan Desember.
  • Kontribusi pasar internasional dan strategi produk: Penjualan di luar China mencapai lebih dari satu juta unit, meningkat lebih dari 150 persen dibandingkan 2024. Peningkatan porsi penjualan BEV menjadi hampir setengah dari total penjualan menunjukkan transformasi BYD menuju lini kendaraan listrik penuh.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Produsen otomotif asal China, BYD, berhasil mencatat penjualan lebih dari 4,6 juta unit kendaraan sepanjang tahun 2025, memenuhi target penjualan yang telah direvisi setelah menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif.

Melansir Carnewschina, pencapaian ini memperkuat posisi BYD sebagai salah satu pemain kunci dalam industri kendaraan energi baru global, namun pergeseran tren pasar domestik memunculkan tantangan baru menjelang 2026.

Meskipun pertumbuhan jumlah unit yang dijual menunjukkan peningkatan dibandingkan 2024, laju pertumbuhan menjadi yang terlemah dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini menandai perubahan arah di pasar kendaraan listrik domestik Tiongkok, di tengah semakin ketatnya persaingan dari merek-merek lain dan berkurangnya insentif pemerintah.

1. Kinerja penjualan BYD selama 2026

BYD Catat Penjualan 4,6 Juta Unit di 2025, Siap Hadapi 2026
BYD Racco di JMS 2025 (BYD)

Sepanjang 2025, BYD berhasil menjual sekitar 4,55 juta unit kendaraan penumpang, naik sekitar 7,1 persen dibandingkan dengan 4,25 juta unit pada 2024. Hasil ini mencerminkan pertumbuhan yang lebih moderat dibandingkan dengan angka-angka pertumbuhan dua digit pada beberapa tahun terakhir.

Penurunan penjualan tampak paling tajam pada bulan Desember, ketika BYD hanya berhasil mencatat sekitar 414.000 unit, turun 18,6 persen secara tahunan, menjadikannya empat bulan berturut-turut dengan tren penurunan penjualan.

Selain itu, penjualan plug-in hybrid (PHEV) juga menunjukkan tren menurun, sementara penjualan kendaraan listrik baterai (BEV) meningkat secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

2. Kontribusi pasar internasional dan strategi produk

BYD Catat Penjualan 4,6 Juta Unit di 2025, Siap Hadapi 2026
BYD Racco dan BYD Sealion 6 DM-i (BYD)

Salah satu pendorong utama pertumbuhan BYD di 2025 adalah ekspansi pasar internasional. Penjualan di luar China mencapai lebih dari satu juta unit, meningkat lebih dari 150 persen dibandingkan 2024, menunjukkan penerimaan yang kuat terhadap kendaraan BYD di pasar global.

Peningkatan porsi penjualan BEV menjadi hampir setengah dari total penjualan menunjukkan transformasi BYD menuju lini kendaraan listrik penuh. Produk-produk dengan teknologi terbaru dan diferensiasi model turut membantu mengatasi perlambatan penjualan di pasar domestik.

3. Tantangan BYD di 2026

BYD Catat Penjualan 4,6 Juta Unit di 2025, Siap Hadapi 2026
Review BYD M6 (IDN Times/Fadhliansyah)

Meski pencapaian 2025 patut diapresiasi, BYD menghadapi sejumlah tantangan signifikan menjelang 2026. Pertama, penurunan penjualan domestik menunjukkan perubahan preferensi konsumen dan meningkatnya persaingan dari merek lokal lain yang menawarkan kendaraan dengan harga dan teknologi yang kompetitif.

Selain itu, beberapa kebijakan insentif yang selama ini mendukung pertumbuhan kendaraan energi baru di China mulai direvisi, sehingga tekanan pasar semakin terasa. Hal ini diperkirakan akan membuat pertumbuhan penjualan domestik lebih lambat lagi jika tidak diimbangi dengan inovasi produk dan strategi pemasaran yang adaptif di pasar global.

Secara keseluruhan, BYD perlu menguatkan strategi produk dan perluasan pasar internasional, sambil terus berinovasi guna mempertahankan keunggulan kompetitifnya di tengah dinamika industri kendaraan listrik yang semakin kompleks dan kompetitif di era mendatang.

Share
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Bagian Mobil Ini Wajib Dicek Usai Road Trip Liburan

02 Jan 2026, 15:27 WIBAutomotive