BYD Perkenalkan Linghua untuk Mobil Armada dan Komersial

- Fokus Linghui BYD untuk armada dan ride-hailing
- Alasan strategis di balik hadirnya Linghui BYD
- Tantangan ke depannya untuk BYD dan Linghui
Jakarta, IDN Times - Produsen mobil asal China, BYD, mengambil langkah strategis baru dengan memperkenalkan sub-brand bernama Linghui untuk menjawab tantangan citra merek di tengah dominasi unitnya di layanan ride-hailing dan armada operasional komersial.
Dilansir Carnewschina, pendaftaran merek dan logo Linghui sudah terlihat di dokumen otoritas industri China (MIIT), menunjukkan kesiapan BYD untuk memisahkan beberapa model dari lini produk utama mereka.
Langkah ini muncul di saat pasar mobil listrik di Cina semakin kompetitif, di mana kendaraan BYD yang populer sering dipakai sebagai armada ride-hailing.
1. Fokus baru kendaraan untuk armada dan ride-hailing

Linghui akan menjadi rumah bagi model-model yang sudah dikenal luas namun diposisikan ulang untuk kebutuhan armada dan ride-hailing.
Dari dokumen pendaftaran yang diajukan ke MIIT, BYD telah mengajukan empat model awal yang dipasarkan di bawah sub-brand ini yaitu Linghui e5, e7, e9, dan M9, semuanya memiliki basis dari model BYD yang sudah eksis.
2. Alasan strategis di balik hadirnya Linghui

BYD tidak serta-merta menciptakan sub-brand ini tanpa alasan. Menurut analis industri, kendaraan BYD yang tergolong value-for-money sangat populer di layanan ride-hailing dan armada, tetapi penggunaan luas ini juga seringkali memicu persepsi "kendaraan murah” terhadap merek utama, sesuatu yang bisa berdampak negatif terhadap penjualan model-model kelas atas.
Dengan Linghui, BYD berharap dapat memisahkan persepsi produk armada dari citra brand utama, sehingga model premium dari BYD seperti Yangwang atau seri Denza tidak terlalu terpengaruh oleh stigma tersebut.
Strategi ini sejalan dengan upaya BYD menjaga daya tarik merek di berbagai segmen pasar tanpa kehilangan pangsa bisnis, yang kini tumbuh lewat layanan ride-hailing dan kendaraan komersial.
3. Tantangan ke depannya untuk BYD dan Linghui

Meski pendaftaran merek dan model sudah selesai, BYD belum merilis detail resmi soal harga, waktu peluncuran, atau strategi pemasaran Linghui.
Terlepas dari itu, langkah ini menandai strategi diversifikasi yang semakin matang di tengah persaingan ketat segmen EV global dan domestik, sembari mempertahankan kekuatan merek utama di mata konsumen pribadi.
Dengan model yang kuat dan penempatan yang lebih tepat berdasarkan kebutuhan pasar, Linghui bisa menjadi pionir BYD untuk kategori kendaraan komersial skala besar, sekaligus membantu stabilisasi citra merek utama di era mobil listrik yang kian kompleks.


















