Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Cairan pada Mobil yang Punya Fungsi Penting selain Oli Mesin
ilustrasi isi oli (pexels.com/Daniel Andraski)
  • Selain oli mesin, mobil memiliki cairan penting lain seperti coolant, brake fluid, oli transmisi, power steering, dan washer yang berperan menjaga performa serta keamanan kendaraan.
  • Setiap cairan memiliki fungsi spesifik, mulai dari menjaga suhu mesin stabil, memastikan pengereman optimal, hingga mempermudah kemudi dan menjaga visibilitas pengemudi.
  • Pengecekan rutin dan penggantian sesuai rekomendasi pabrikan penting dilakukan agar kualitas cairan tetap terjaga dan mencegah kerusakan pada sistem kendaraan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat membahas perawatan mobil, banyak orang biasanya langsung terpikir soal oli mesin. Padahal, kendaraan modern punya berbagai cairan lain yang tidak kalah penting untuk menjaga performa, keamanan, hingga kenyamanan selama berkendara.

Menariknya, beberapa cairan ini sering luput dari perhatian karena tidak dicek sesering oli mesin. Akibatnya, sebagian pemilik kendaraan baru sadar pentingnya ketika muncul masalah pada rem, mesin, atau sistem pendingin. Berikut beberapa cairan pada mobil yang punya fungsi penting selain oli mesin.

1. Coolant atau cairan radiator

ilustrasi isi radiator coolant (pexels.com/Pav_1007)

Coolant berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil agar tidak terlalu panas maupun terlalu dingin saat bekerja. Berbeda dengan air biasa, coolant memiliki formula khusus untuk membantu mencegah korosi sekaligus menjaga efisiensi sistem pendinginan mesin. Cairan ini bekerja melalui radiator dan jalur pendingin di dalam mesin.

Jika volume coolant berkurang atau kualitasnya menurun, risiko overheat bisa meningkat. Karena itu, pengecekan reservoir coolant secara berkala menjadi penting untuk memastikan kondisi mesin tetap aman. Penggunaan coolant sesuai spesifikasi pabrikan biasanya lebih disarankan dibanding hanya memakai air biasa.

2. Minyak rem atau brake fluid

ilustrasi cek mesin mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Brake fluid punya peran sangat penting karena membantu sistem pengereman bekerja optimal. Cairan ini mentransfer tekanan dari pedal rem menuju kaliper sehingga kendaraan dapat berhenti dengan baik. Tanpa brake fluid dalam kondisi optimal, performa pengereman bisa menurun dan berisiko terhadap keselamatan.

Menariknya, brake fluid dapat menyerap kelembapan seiring waktu sehingga kualitasnya bisa menurun. Jika dibiarkan terlalu lama, respons rem dapat terasa kurang maksimal. Karena itu, penggantian minyak rem sesuai interval servis menjadi bagian penting dari perawatan kendaraan.

3. Oli transmisi

ilustrasi isi oli (pexels.com/deepblue4you)

Selain oli mesin, sistem transmisi juga membutuhkan pelumasan khusus agar perpindahan tenaga tetap berjalan lancar. Fungsi oli transmisi tidak hanya melumasi komponen, tetapi juga membantu pendinginan dan menjaga performa mekanisme perpindahan gigi. Jenis cairannya berbeda tergantung mobil menggunakan transmisi manual atau otomatis.

Ketika kualitas oli transmisi menurun, gejala seperti perpindahan gigi kasar atau respons yang kurang halus bisa mulai terasa. Pada transmisi otomatis, penggantian oli sering kali membutuhkan perhatian lebih karena memengaruhi kenyamanan berkendara secara langsung. Karena itu, interval penggantian tidak sebaiknya diabaikan.

4. Cairan power steering

ilustrasi aki mobil (pexels.com/Daniel @ bestjumpstarterreview.com)

Pada mobil yang masih menggunakan sistem power steering hidrolik, ada cairan khusus yang membantu meringankan putaran setir. Cairan ini bekerja untuk menciptakan tekanan hidrolik sehingga pengemudi tidak perlu mengeluarkan tenaga besar saat membelokkan kendaraan. Tanpa cairan yang cukup, setir bisa terasa lebih berat.

Kebocoran atau kualitas cairan yang menurun juga dapat memengaruhi kenyamanan berkendara. Dalam beberapa kasus, muncul suara dengung saat memutar setir bisa menjadi tanda ada masalah pada sistem ini. Karena itu, pengecekan cairan power steering tetap penting meski sering terlupakan.

5. Cairan washer atau air wiper

ilustrasi wiper mobil (pexels.com/Sergey Meshkov)

Meski terlihat sederhana, cairan washer punya fungsi penting untuk menjaga visibilitas pengemudi. Cairan ini digunakan untuk membersihkan kaca depan dari debu, lumpur, atau kotoran yang bisa mengganggu pandangan saat berkendara. Beberapa produk washer bahkan memiliki formula khusus untuk membantu membersihkan noda membandel.

Banyak orang hanya mengisi reservoir dengan air biasa, padahal cairan washer tertentu bisa membantu menjaga kebersihan kaca lebih optimal. Dalam kondisi hujan atau perjalanan jauh, sistem ini cukup membantu menjaga pandangan tetap jelas. Karena itu, meski sederhana, keberadaannya tetap penting diperhatikan.

Mobil tidak hanya bergantung pada oli mesin untuk bekerja optimal. Berbagai cairan lain seperti coolant, brake fluid, hingga oli transmisi punya peran penting dalam menjaga performa sekaligus keselamatan kendaraan.

Karena itu, perawatan mobil sebaiknya tidak hanya fokus pada satu bagian saja. Mengecek kondisi cairan secara rutin bisa membantu mencegah masalah kecil berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian

Related Article