Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cas HP di Mobil Bikin Aki Cepat Soak, Mitos atau Fakta?

ilustrasi charger hp di mobil
ilustrasi charger hp di mobil (pexels.com/Pixabay)
Intinya sih...
  • Anggapan aki cepat soak karena charger mobil
  • Listrik mobil berasal dari alternator saat mesin hidup
  • Kerusakan HP lebih terkait dengan kualitas charger
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cas HP di mobil sering jadi perdebatan, terutama soal dampaknya ke aki dan ke HP itu sendiri. Banyak pengemudi memilih ngecas di mobil karena praktis, apalagi saat perjalanan jauh. Tapi, benarkah kebiasaan ini berbahaya atau cuma mitos yang keburu dipercaya?

Di balik isu ini, ada banyak kesalahpahaman soal sistem kelistrikan mobil. Tidak sedikit orang langsung menyalahkan charger mobil ketika aki bermasalah atau baterai HP terasa cepat drop. Supaya tidak salah kaprah, kita perlu membedah faktanya satu per satu.

1. Asal mula anggapan aki cepat soak

ilustrasi cek mesin mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi cek mesin mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Anggapan ini muncul karena banyak orang berpikir semua listrik di mobil selalu bersumber dari aki. Saat HP dicolok ke charger mobil, aki dianggap bekerja ekstra keras. Dari sini muncul kesimpulan bahwa aki jadi cepat tekor.

Padahal, pemahaman ini tidak sepenuhnya benar. Sistem kelistrikan mobil modern dirancang untuk membagi sumber daya secara efisien. Aki bukan satu-satunya pemasok listrik saat mobil beroperasi.

2. Cara kerja listrik mobil saat mesin menyala

ilustrasi sunroof mobil
ilustrasi sunroof mobil (pexels.com/Karola G)

Ketika mesin mobil hidup, sumber listrik utama berasal dari alternator. Alternator bertugas menyuplai listrik ke seluruh sistem sekaligus mengisi ulang aki. Dalam kondisi ini, beban charger HP tergolong sangat kecil.

Daya yang dibutuhkan HP untuk mengisi baterai jauh lebih rendah dibanding AC atau audio mobil. Karena itu, cas HP saat mesin menyala hampir tidak memberi dampak ke kesehatan aki. Selama sistem normal, hal ini aman dilakukan.

3. Kondisi yang benar-benar membebani aki

ilustrasi aki mobil
ilustrasi aki mobil (pexels.com/Daniel @ bestjumpstarterreview.com)

Masalah baru muncul saat HP dicas dalam kondisi mesin mati. Pada situasi ini, seluruh arus listrik murni diambil dari aki. Jika dilakukan sebentar, dampaknya hampir tidak terasa.

Namun, jika sering dilakukan dalam waktu lama, aki bisa melemah. Terutama pada aki yang sudah berusia tua atau kondisinya kurang prima. Inilah yang sering disalahartikan sebagai akibat langsung dari cas HP di mobil.

4. Risiko kerusakan pada HP

ilustrasi charger hp di mobil
ilustrasi charger hp di mobil (pexels.com/Caleb Oquendo)

Risiko ke HP lebih sering berasal dari kualitas charger mobil yang digunakan. Charger murah tanpa pengaman bisa menghasilkan arus dan tegangan tidak stabil. Kondisi ini membuat HP cepat panas saat dicas.

Jika dibiarkan terus-menerus, panas berlebih dapat mempercepat degradasi baterai HP. Dalam jangka panjang, daya tahan baterai akan menurun. Karena itu, pemilihan charger jauh lebih penting daripada lokasi pengecasannya.

5. Kesimpulan dan cara aman mengecas

ilustrasi orang menyetir mobil (pexels.com/D'Vaughn)
ilustrasi orang menyetir mobil (pexels.com/D'Vaughn)

Cas HP di mobil bukan penyebab utama aki cepat soak maupun HP cepat rusak. Selama mesin menyala dan charger yang digunakan berkualitas, risikonya sangat minim. Sebagian besar masalah muncul karena kebiasaan yang keliru.

Agar aman, biasakan mengecas saat mesin hidup dan gunakan charger dengan standar keamanan yang jelas. Hindari mengecas terlalu lama saat mobil mati. Dengan cara ini, kamu bisa tetap praktis tanpa mengorbankan aki dan HP.

Selain itu, kebiasaan kecil seperti mencabut charger saat tidak digunakan juga berpengaruh. Charger yang tetap terpasang bisa menarik arus listrik meski HP tidak dicas. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memberi beban tambahan yang sebenarnya tidak perlu.

Intinya, masalah bukan pada aktivitas cas HP di mobil, melainkan pada cara dan kondisi saat melakukannya. Dengan pemahaman yang tepat, kamu tidak perlu lagi takut aki soak atau HP rusak. Praktis boleh, asal tetap cerdas dan terkontrol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Geely EX2 vs BYD Atto 1: Duel EV Rp200 Jutaan!

20 Jan 2026, 16:05 WIBAutomotive