Situasi darurat seperti mobil yang terendam air atau kecelakaan yang mengunci sistem pintu menuntut tindakan cepat untuk keluar dari kabin. Memahami teknik yang benar dalam menghancurkan kaca jendela bukan sekadar tindakan nekat, melainkan sebuah pengetahuan krusial yang dapat menjadi penentu antara keselamatan dan bahahya yang mengancam nyawa.
Banyak orang secara naluriah mencoba memukul bagian tengah kaca saat terjebak, namun tindakan tersebut sering kali sia-sia karena karakteristik material kaca mobil modern. Pengetahuan mengenai titik lemah struktural pada jendela samping serta pemanfaatan benda-benda di sekitar kabin sangat penting untuk memastikan upaya penyelamatan diri berjalan efektif tanpa membuang banyak tenaga.
