Bagi pemilik supercar, polisi tidur dan jalan berlubang bisa jadi mimpi buruk. Sebab ground clearance mobil jenis ini biasanya sangat rendah alias ceper. Sehingga, ketika melewati polisi tidur atau jalan berlubang, mobil kerap gasruk ke jalan. Kalau sudah begitu, komponen seperti splitter depan berisiko rusak. Biaya perbaikannya, tentu saja mahal.
Ferrari tampaknya menyadari persoalan klasik ini. Karena itu pabrikan asal Italia ini kemudian mengembangkan sistem pengereman otomatis yang mampu mendeteksi potensi gesekan bagian bawah mobil dengan jalan. Dengan teknologi ini, Ferrari bisa memberikan perlindungan tambahan pada supercar mereka tanpa mengurangi performa dan kenyamanan pengemudi.
Saat ini, Ferrari tengah bersiap untuk mematenkan teknologi rem otomatis mereka.