Jakarta, IDN Times - Perawatan transmisi kerap luput dari perhatian pemilik mobil, terutama pada kendaraan bertransmisi matic. Banyak pengguna beranggapan oli transmisi bisa bertahan sangat lama, bahkan ada yang mengira tidak perlu diganti selama mobil masih bisa berjalan normal. Padahal, oli matic memegang peran krusial dalam menjaga performa, kenyamanan, dan usia pakai transmisi.
Berbeda dengan oli mesin yang lebih familiar bagi pemilik kendaraan, oli transmisi matic bekerja di balik sistem yang lebih kompleks.
Ia berfungsi sebagai pelumas, pendingin, sekaligus media hidrolik untuk perpindahan gigi. Jika kualitasnya menurun, dampaknya tidak hanya terasa pada kenyamanan berkendara, tetapi juga berisiko menimbulkan kerusakan serius yang biayanya tidak murah.
