Menitipkan atau meninggalkan kendaraan roda empat di dalam garasi untuk jangka waktu yang cukup lama sering kali menimbulkan kekhawatiran bagi pemiliknya. Salah satu ketakutan terbesar yang paling sering muncul adalah kondisi baterai atau aki yang tekor dan kehabisan daya saat mobil hendak digunakan kembali. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tindakan mencabut kabel terminal aki menjadi sebuah kebiasaan turun-temurun yang dianggap sebagai solusi paling ampuh dan aman.
Namun, prosedur kuno yang dahulu dinilai sangat efektif ini ternyata sudah tidak relevan lagi untuk diterapkan pada era kendaraan roda empat modern. Memutus aliran listrik secara total pada mobil zaman sekarang justru berpotensi memicu masalah baru yang jauh lebih rumit daripada sekadar aki yang kehilangan daya. Alih-alih melindungi kendaraan, kebiasaan mencabut komponen ini secara sembarangan justru dapat mengacaukan sistem digitalisasi yang tertanam di dalam mesin.
