Mencari waktu mudik yang tepat dapat membuatmu terhindar dari kemacetan. Nah, di bawah adalah beberapa waktu mudik Lebaran terbaik yang disarankan:
Saat puncak arus mudik, kendaraan biasanya ramai. Untuk itu, jangan berangkat pada puncak arus mudik yang tahun ini diprediksi terjadi pada 14—19 Maret. Guna menghindari kemacetan, kamu dapat berangkat lebih awal, misalnya pada tengah pekan ini. Dengan begitu, perjalananmu bisa lebih lancar dan mungkin bebas dari rekayasa lalu lintas mudik Lebaran.
Jika tak buru-buru atau ada agenda tertentu, berangkat pada hari H Lebaran bisa menjadi pertimbangan. Pada waktu tersebut, umumnya lalu lintas lebih lenggang. Alhasil, kamu bisa mudik dengan nyaman dan terhindar dari kemacetan.
Pagi dan sore hari bisa dibilang sebagai jam sibuk kendaraan saat arus mudik berlangsung. Apalagi pada jam itu biasanya aktivitas seperti pulang kerja dan sekolah juga berjalan. Nah, agar tak terjebak macet, kamu bisa menghindari berangkat mudik pada jam sibuk. Pilihannya, bisa berangkat siang atau malam hari saat kondisi jalan terhitung sepi.
Agar tubuh tetap fit sepanjang perjalanan, usahakan berangkat mudik pada jam ideal tubuh. Salah satunya pilihannya ialah siang hari. Jika ingin berangkat malam atau dini hari, pastikan sudah cukup istirahat sebelumnya untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan. Jangan lupa, pastikan pula berangkat ketika kondisi cuaca mendukung agar tubuh tidak kelelahan sepanjang perjalanan.