Fenomena persepsi kecepatan sering kali memicu kebingungan bagi banyak pengemudi saat berpindah jalur dari jalan tol menuju jalan raya biasa. Kecepatan 80 km/jam di jalan bebas hambatan sering kali terasa seperti merayap pelan, sehingga memicu keinginan untuk menambah tekanan pada pedal gas demi mendapatkan sensasi gerak yang lebih nyata.
Sebaliknya, angka yang sama di panel instrumen akan terasa sangat mencekam dan berbahaya ketika kendaraan melaju di jalanan perkotaan atau pemukiman yang sempit. Perbedaan drastis ini sebenarnya bukan terjadi pada mesin kendaraan, melainkan pada bagaimana otak manusia memproses informasi visual dan rangsangan dari lingkungan sekitar melalui fenomena persepsi ruang.
