Membeli mobil bekas dengan harga murah sering kali menjadi godaan yang sulit ditolak bagi konsumen yang memiliki anggaran terbatas. Salah satu opsi yang kerap muncul di pasar kendaraan sekon adalah mobil yang dulunya dioperasikan sebagai armada taksi. Tampilan luar yang sudah dicat ulang dengan rapi dan interior yang dibersihkan sering kali menipu mata sehingga terlihat seperti mobil pribadi pada umumnya.
Namun, di balik harga miring dan kilau cat baru tersebut, terdapat berbagai risiko teknis yang sangat besar. Memutuskan untuk memelihara kendaraan dengan latar belakang operasional komersial yang berat sering kali berujung pada penyesalan panjang. Berikut adalah hitung-hitungan risiko yang membuktikan bahwa memboyong mobil bekas armada taksi ke rumah merupakan sebuah kekeliruan finansial yang besar.
