GAC Perluas Diler dan Perakitan Lokal di Indonesia

- GAC Indonesia menegaskan komitmen memperkuat bisnis di Tanah Air dengan fokus pada perakitan lokal untuk meningkatkan daya saing dan mempercepat layanan bagi konsumen.
- Perusahaan berencana memperluas jaringan diler di berbagai kota guna menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih baik bagi pelanggan Indonesia.
- Layanan purna jual menjadi perhatian utama GAC untuk membangun kepercayaan konsumen, terutama di tengah meningkatnya pasar kendaraan elektrifikasi nasional.
Jakarta, IDN Times - GAC Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat bisnis di Tanah Air setelah induk perusahaan berhasil mencatat produksi global sebanyak 30 juta kendaraan.
Indonesia disebut menjadi salah satu pasar penting dalam strategi pertumbuhan perusahaan di kawasan Asia Tenggara.
Selain membawa kendaraan berstandar global, perusahaan juga mulai memperkuat investasi melalui perakitan lokal dan perluasan jaringan layanan sebagai bagian dari peningkatan pengalaman kepemilikan konsumen.
1. Perakitan lokal mulai diperkuat

GAC menyebut komitmen terhadap pasar Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui penjualan produk, tetapi juga lewat perakitan lokal yang mulai dijalankan.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan layanan yang lebih cepat kepada konsumen di dalam negeri.
2. Jaringan diler terus bertambah

Selain produksi lokal, perusahaan juga akan memperluas jaringan diler di berbagai kota sebagai bagian dari strategi jangka panjang. CEO GAC Indonesia Andry Ciu mengatakan perusahaan ingin menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih baik.
“Seiring dengan penguatan kehadiran GAC di Indonesia, termasuk melalui perakitan lokal dan pengembangan jaringan layanan, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kualitas produk, inovasi teknologi, dan pengalaman kepemilikan terbaik bagi konsumen Indonesia," kata dia, Jumat (10/7/2026).
3. Purnajual menjadi fokus berikutnya

Tidak hanya memperluas jaringan, GAC juga akan meningkatkan kualitas layanan purna jual agar konsumen memperoleh rasa aman selama memiliki kendaraan.
Perusahaan menilai layanan setelah penjualan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan pelanggan, terutama di tengah pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia.


















