ilustrasi indikator mesin mobil (pexels.com/Yakup Polat)
Kadang mesinnya tidak benar-benar terlalu panas, tapi indikatornya yang tidak akurat. Sensor suhu yang mulai rusak bisa memberi pembacaan berlebihan. Akibatnya, kamu merasa mesin panas padahal masih normal.
Namun kondisi ini tetap tidak boleh diabaikan. Sensor yang error bisa menipu kamu saat overheat sungguhan terjadi. Jadi tetap perlu dicek agar informasi yang kamu terima akurat.
Mesin yang cepat panas tidak selalu berarti kerusakan besar. Sering kali penyebabnya adalah perawatan yang terlewat atau kebiasaan kecil yang dianggap sepele. Justru karena gejalanya muncul cepat, kamu punya kesempatan mencegah masalah lebih besar.
Mulai dari cek coolant, oli, hingga cara berkendara, semuanya saling berkaitan. Kalau mesin terasa panas tidak wajar, jangan tunggu sampai mogok. Lebih baik cek sekarang daripada menyesal di jalan nanti.