Perjalanan jauh memberikan tekanan yang besar pada mobil karena mesin akan bekerja dengan keras dalam jangka waktu lama. Nah, overheat sering menjadi momok karena menimbulkan beberapa hal, seperti mesin berasap, performa mobil menurun, hingga mogok secara tiba-tiba. Apa penyebabnya? Berikut ulasannya:
Radioator berfungsi mendingingkan mesin mobil. Jadi, jika ada kerusakan radioator panas menjadi tak terkendali hingga menimbulkan overheat. Radiator bisa rusak karena beberapa hal, seperti kebocoran, penggunaan cairan yang tidak tepat, dan sirkulasi air tidak lancar.
Sebelum bepergian sangat penting mengecek kondisi oli. Jika habis atau hampir kering segera isi kembali oli mobil. Oli yang masuk ke mobil juga harus berkualitas. Jika menggunakan oli abal-abal justru mesin akan rusak, pelumasan tidak optimal, dan overheat berpotensi terjadi di tengah perjalanan.
Fungsi utama termostat adalah mengatur cairan pendingin di mesin mobil. Untuk itu, jika termostat rusak tidak ada yang mengatur proses keluar masuk air dari radiator ke mesin. Di perjalanan jauh hal tersebut bisa menaikan suhu mesin dan menimbulkan overheat.
Kipas pendingin sangat penting karena mampu menyedot udara dari luar dan menurunkan suhu mesin. Ketika kipas ini rusak, udara tak akan masuk dan suhu mesin bisa naik secara signifikan. Jika dibiarkan, overheat bisa terjadi saat kamu melakukan perjalanan.