Fenomena mual dan pusing saat duduk di baris belakang mobil merupakan keluhan yang sangat umum ditemui dalam perjalanan jarak jauh maupun kemacetan kota. Meskipun berada di dalam kendaraan yang sama dengan pengemudi, penumpang di kursi belakang sering kali harus berjuang melawan rasa tidak nyaman yang hebat sementara orang di baris depan tetap merasa bugar.
Kondisi ini bukan sekadar sugesti atau kebetulan semata, melainkan hasil dari mekanisme kerja sistem saraf manusia yang bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya. Ada alasan ilmiah yang mendalam mengenai mengapa posisi duduk di bagian belakang kendaraan jauh lebih rentan memicu mabuk perjalanan dibandingkan dengan posisi duduk lainnya.
